Yuk Pahami Esensi Al Quran dan Terjemahan! (Bagian 1)

0
700

Al-Qur’an adalah mukjizat yang diturunkan oleh Allah kepada Utusan-Nya yang terakhir, Rasulullah Muhammad. Untuk umat Islam, Al-Qur’an merupakan kitab suci yang harus dibaca, dipatuhi, dan diamalkan. Namun, sayangnya banyak umat muslim yang masih kurang kesadarannya untuk memahami Al-Qur’an. Jangankan memahamai artinya, membaca saja masih yang banyak yang belum lancar. Sudah seberapa pahamkah sobat cahayaislam tentang isi kandungan dalam Al-Qur’an? Untuk itu, mari kita pahami apa saja kandungannya melalui Al Quran dan terjemahan.

Ajaran Tauhid

Semu nabi dan rasul memiliki inti ajaran yang sama, yaitu tauhid. Begitu juga dengan Al-Qur’an. Jika kita membaca Al Quran dan terjemahannya, kita bisa menemukan banyak sekali ayat yang menjelaskan tentang tauhid. Tauhid adalah ajaran untuk mengesakan Allah.

Faktanya, di zaman dahulu banyak sekali orang-orang yang menyekutukan Allah dengan menyembah berhala. Saat inipun banyak yang menyekutukan Tuhan dengan cara lain. Padahal menyekutukan Allah adalah kedzaliman yang sangat besar dan nerakalah tempatnya, seperti yang terdapat pada Al Quran dan terjemahan surat Al-Luqman ayat 13:

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

Perintah dan Tuntunan Ibadah

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Manusia dan jin diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada Allah (Ad-Dzariyat 56). Itulah kenapa kita sebagai makhluk harus senantiasa beribadah kepada Sang Khaliq. Jika kita membaca serta memahami betul Al Quran dan terjemahan, kita akan mendapati banyak sekali perintah dan tuntunan ibadah.

Misalnya, kita sebagai umat muslim wajibkan untuk Sholat. Selain itu, Allah juga memerintahkan kita untuk melaksanakan zakat, puasa, dan haji. Dengn perintah-perintah ibadah yang sudah jelas tersebut, kita harusnya taat dengan apa yang telah diperintahkan-Nya. Namun meskipun jelas kita telah banyak menemukan perintah dan tuntunan ibadah dalam Al quran dan terjemahannya, masih saja banyak umat muslim yang tidak mematuhi perintah ibadah karena mereka hanya mengerti perintah itu dari orang tua dan guru-guru mereka.

Jadi, sebagai umat muslim, sudah seharusnya kita membaca Al Quran dan artinya agar lebih memahami kewajiban kita. Semoga sobat Cahayaislam disini bisa memahami perintah dan tuntunan ibadah yang ada dalam al quran ya.

Janji dan Ancaman

Tim Cahayaislam yakin sekali bahwa setiap agama di dunia ini menjanjikan surga dan neraka. Begitu juga dengan Islam. Islam melalui Al-Qur’an sering sekali membahas tentang surga dan neraka. Bagi orang-orang yang beriman kepada Allah, mereka akan masuk surga, yang mana menjadi tempat sempurna di akhirat.

Begitu juga sebaliknya, orang-orang yang kafir akan masuk neraka dan mendapat siksa yang pedih. Itulah janji dan ancaman dari Allah untuk seluruh manusia. Jadi, kalian ingin masuk surga atau neraka? Tentu saja surga merupakan impian setiap manusia. Untuk itu, kita harus membaca serta memahami  Al Quran dan terjemahan untuk bisa menangkap esensi janji dan ancaman tersebut, sehingga iman dan taqwa kita semakin bertambah.

Hukum Pergaulan

Tentunya Al quran banyak membahas hukum agama. Salah satunya yang spesifik adalah hukum pergaulan. Al-Qur’an adalah kitab suci yang sempurna. Tidak hanya ibadah, hukum dalam pergaulan sehari-hari dengan masyarakat juga disebutkan. Itulah kenapa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang paling lengkap dan sempurna. Agar kita bisa bergaul dengan baik dan benar, kita sebagai umat muslim harus sering-sering membaca Al Quran dan terjemahan. Dengan begitu, kita akan bisa hidup bermasyarakat dengan lebih baik.

Beberapa contoh ayat Al Quran dan terjemahan yang mengulas tentang hukum pergaulan adalah Al Hujurat ayat 10 – 13:

نَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ (10)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (11)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ (12)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (13)

kumpulan ayat diatas menjelaskan tentang hukum pergaulan dari Allah yang memerintahkan manusia untuk saling mengasihi dan memperbaiki hubungan. Terlebih lagi ayat-ayat diatas juga menganjurkan untuk tidak berburuk sangka serta tidak merendahkan orang lain dalam pergaulan. Bukankah itu manakjubkan?

Sejarah Islam

Al-Qur’an juga banyak sekali membahas tentang kisah-kisah nabi dan rasul beserta cobaan-cobaanya. Dari sejarah-sejarah tersebut kita bisa membayangkan betapa sulitnya tugas mereka. Kita sebagai umat muslim harusnya bersyukur karena lahir berada di lingkungan Islam sehingga lebih mudah untuk melaksanakan ibadah.

Namun kenyataannya hal ini malah membuat kita menyepelekan ibadah. Mungkin kita harus lebih sering membaca Al Quran dan terjemahan lagi supaya lebih paham dan sadar akan pentingnya ibadah hingga kita menjadi muslim yang taqwa. Semoga kita semua termasuk orang yang bisa mengambil hikmah dari al quran dan esensi-esensi penting di dalamnya ya! Amiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!