Seorang Ayah Yang Memaafkan Pembunuhan Anaknya

0
378

Lagi viral sebuah video yang menunjukkan suatu peristiwa dimana membuat siapa saja yang menontonnya akan merasa tersentuh. Kejadian yang terjadi di luar negeri ini mampu menyentuh hati manusia, bagaimana tidak, Seorang Ayah Yang Memaafkan Pembunuhan Anaknya. Di suatu waktu, pada sidang kasus tersebut, sang ayah yang sangat bersedih atas kematian putranya, mendapat kesempatan berbicara, dan dia mengatakan, “saya tidak marah padamu (pelaku), saya marah pada pelaku yang menyesatkanmu untuk melakukan kejahatan. Memaafkan adalah amal (sedekah) terbaik dalam Islam, Allah Tuhan yang Maha Kuasa adalah pemaaf dan penyayang. Nak, Allah akan memaafkanmu karena Allah berjanji dalam firman-Nya, Dia yang Maha pemaaf dan Maha penyayang”. Suasana di ruang sidang pun berubah menjadi haru karena perkaatan sang ayah tersebut, dan air mata pelaku dan orang-orang yang menyaksikan hal tersebut mengalir dan mereka merasa sangat tersentuh. Setelah persidangan, ayah tersebut memeluk pelaku dengan penuh kasih sayang dan membisikkannya, “Allah sangat pengampun, kamu harus melakukan perbuatan-perbuatan baik selama di penjara.”

Seorang Ayah Yang Memaafkan Pembunuhan Anaknya

Perbuatan ayah tersebut disaksikan oleh banyak orang di seluruh penjuru dunia, dan karena perbuatannya, dia mendapatkan penghargaan. Ayah tersebut menunjukkan kekuatan hati dalam memaafkan dan ikhlas dalam menerima takdir.

Orang tua mana yang tak hancur perasaannya ketika kehilangan anak tercintanya terlebih dengan cara dibunuh oleh orang yang tega dan tak berperikemanusiaan. Manusiawi jika orang tua tersebut sedih, marah dan kecewa tapi berlebihan dan berlarut-larut dalam meratapi kepergian anaknya adalah bukan hal yang diajarkan oleh Islam. Islam adalah agama Rahmatan lil Alamin, yang penuh cinta dan kasih sayang, yang mengajarkan kebaikan pada umatnya. Salah satunya adalah memaafkan, Allah adalah Tuhan yang pemaaf dan penyayang, sudah seharusnya manusia sebagai hamba Allah memiliki sifat-sifat tersebut, walau untuk menerapkannya butuh hati yang ikhlas seperti yang ditunjukkan oleh ayah tersebut, menunjukkan wajah Islam yang sebenarnya, membuka hati orang-orang dengan ketulusannya memaafkan. Banyak dalil yang menunjukkan bahwa memaafkan adalah perkara yang disukai oleh Allah.

“Maukah aku ceritakan kepadamu mengenai sesuatu yang membuat Allah memualiakan bangunan dan meninggikan derajatmu? Para sahabat menjawab; tentu. Rasul pun bersabda; Kamu harus bersikap sabar kepada orang yang membencimu, kemudian memaafkan orang yang berbuat dzalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu dan juga menghubungi orang yang telah memutuskan silaturahmi denganmu.”(HR. Thabrani)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. At Taghaabun, 64:14)

وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. An Nuur [24] ; 22)

Pemaaf bukanlah sifat yang muncul begitu saja pada seseorang, butuh kekuatan hati untuk menjadi pemaaf, membiasakan diri adalah salah satu kiat untuk menjadi pemaaf, dari memaafkan hal-hal yang kecil hingga kemudian mampu memaafkan hal besar sekalipun, dan yang terutama melakukannya dengan mengingat bahwa Allah adalah Tuhan yang Maha pemaaf dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik dan tentunya orang yang memaafkan orang lain yang berbuat dzalim kepadanya.

Sahabat cahaya Islam, memaafkan bukanlah perkara yang mudah tapi bukan berarti kita tidak dapat melakukannya, dengan mengharapkan ridha Allah, semoga hati kita mudah memaafkan orang lain. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!