Sedekah Tidak Selalu Berupa Pundi-pundi Uang!?

0
445

Saya akan bekerja keras mengumpulkan uang yang sangat banyak dan berlimpah ruah, kemudian setelah itu terwujud, aku akan mulai menyedekahkannya untuk membantu mereka yang membutuhkan! – Tentu hal itu merupakan suatu pernyataan yang mulia, niyat baik dari seseorang pastilah tidak di sia-siakan oleh Allah. Lalu pertanyaannya begini: Lalu bagaimana bila kita tidak kunjung menjadi kaya atau malah keduluan dipanggil oleh Allah sebelum hal itu terwujud? Apakah kita rela menghadapkan diri kita kepada Allah dalam keadaan yang belum sempat memenuhi keinginan kita untuk bersedekah banyak?

Sebetulnya, sedekah itu tidak hanya selalu dalam bentuk pundi pundi uang lho sobat cahayaislam yang di ridhoi oleh Allah! Bahkan sedekah beragam wujudnya dan tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk melakukannya. Hanya berawal dari hal-hal remeh saja bisa dianggap sedekah lho!

Sedekah bisa juga dari tampaknya secercah senyum kita kepada orang lain dan hal-hal remeh lainnya

حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، حَدَّثَنَا النَّضْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْجُرَشِيُّ الْيَمَامِيُّ، حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو زُمَيْلٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُكَ بِالْمَعْرُوفِ وَنَهْيُكَ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِرْشَادُكَ الرَّجُلَ فِي أَرْضِ الضَّلاَلِ لَكَ صَدَقَةٌ وَبَصَرُكَ لِلرَّجُلِ الرَّدِيءِ الْبَصَرِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُكَ الْحَجَرَ وَالشَّوْكَةَ وَالْعَظْمَ عَنِ الطَّرِيقِ لَكَ صَدَقَةٌ وَإِفْرَاغُكَ مِنْ دَلْوِكَ فِي دَلْوِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ وَجَابِرٍ وَحُذَيْفَةَ وَعَائِشَةَ وَأَبِي هُرَيْرَةَ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ ‏.‏ وَأَبُو زُمَيْلٍ اسْمُهُ سِمَاكُ بْنُ الْوَلِيدِ الْحَنَفِيُّ

Dalam hadits riwayat Tirmidzi 1956 diatas, Rasulullah menjelaskan banyak sekali hal-hal kecil yang ternyata merupakan bentuk sedekah lho. Dari mulai wajah tersenyum kepada saudaranya, mengingatkan kepada hal yang baik dan buruk, menunjukkan jalan kepada orang, menyingkirkan batu dari tengah jalan dan lain-lain. Hal-hal remeh dan tidak berbentuk pundi-pundi uang tersebut ternyata dinilai sedekah lho.

Jangan meremehkan hal kecil yang baik, bisa jadi hal tersebut adalah sedekah juga

حَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الْمِسْمَعِيُّ، حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ، – يَعْنِي الْخَزَّازَ – عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الصَّامِتِ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ قَالَ لِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Rasulullah SAW telah berkata kepadaku Abi dharr bahwa aku tidak boleh menganggap remeh sesuatu hal trivial dan kecil yang baik, meskipun itu hanya merupakan wajah cerah dari saudaramu.

Dalam hadits-hadits lain pula Rasulullah menasihati kita untuk tidak meremehkan dosa-dosa kecil karena dosa-dosa kecil tersebut akan menumpuk dan menggerogoti keimanan kita. Hal ini berlaku pula tentang hal kecil yang berupa kebaikan. Rasulullah sendiri melarang kita meremehkan hal kecil yang baik dalam hadits riwayat muslim 2626 diatas.

Nah, sekarang sobat cahayaislam tahu kan kalau sedekah sebenarnya sangatlah luas dan tidak harus berupa pundi-pundi uang. Cukup perbanyak sedekah-sedekah dari hal-hal yang kecil. Alangkah lebih baik bila kita tidak perlu menunggu untuk kaya bila hendak bersedekah. Tetap berusaha dengan niyat baik dalam bekerja sembari tetap selalu berusaha dengan tulus memaksimalkan sedekah-sedekah dari hal-hal kecil seperti tadi, pastinya akan memberikan efek yang menakjubkan. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!