Rasulullah Suka Main Tebak-Tebakan Lho!

0
1130

Main tebak-tebakan bersama beberapa teman tentu saja merupakan suatu hal yang cukup menyenangkan. Terlebih dengan hal itu, kita bisa bersosial dengan baik kepada teman-teman kita melalui permainan tersebut. Terlebih, sobat cahaya islam tahu nggak sih kalo ternyata dalam kehidupan sehari-harinya, baginda Rasulullah SAW ternyata juga suka main tebak-tebakan dengan para sahabatnya lho! ingin tahu bagaimana cara Rasulullah Suka Main Tebak-Tebakan Lho! simak dibawah ini ya!

Rasulullah Suka Main Tebak-Tebakan Lho!

Tebak-tebakan yang sifatnya majelis tanya jawab

Dalam banyak riwayat hadits dikisahkan bahwa sering sekali Rasulullah berkumpul bersama para sahabatnya untuk sekedar mengakrabkan diri satu sama lain dalam sebuah majelis. Dalam suasana inilah, seringkali juga Rasulullah menyampaikan wahyu dari Allah berupa ayat Al Qur’an maupun menyampaikan ilmu agama. Selain itu, Rasulullah sering melakukan tanya jawab dengan para sahabat. Hal ini digambarkan dalam satu hadits riwayat Sahih bukhari dalam catatan ilmu (كتاب العلم) nomor hadits 62.

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏”‏ إِنَّ مِنَ الشَّجَرِ شَجَرَةً لاَ يَسْقُطُ وَرَقُهَا، وَإِنَّهَا مَثَلُ الْمُسْلِمِ، حَدِّثُونِي مَا هِيَ ‏”‏‏.‏ قَالَ فَوَقَعَ النَّاسُ فِي شَجَرِ الْبَوَادِي‏.‏ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي أَنَّهَا النَّخْلَةُ، ثُمَّ قَالُوا حَدِّثْنَا مَا هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ‏”‏ هِيَ النَّخْلَةُ ‏”

Nabi (ﷺ) berkata, “Di antara pohon-pohon, ada sebatang pohon, daunnya tidak jatuh dan seperti seorang Muslim. Katakan padaku nama pohon itu.” Semua orang mulai memikirkan pohon di daerah gurun pasir. Dan aku memikirkan pohon kurma itu. Yang lain kemudian bertanya, “Tolong beritahu kami apa pohon itu, wahai Rasulullah?” Dia menjawab, “Ini adalah pohon kurma.”

Main tebak-tebakan yang bermanfaat

Nah, dari hadits diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa bermain tebak-tebakan ternyata merupakan hal yang cukup sering dilakukan Rasulullah bersama para sahabat. lalu apakah dengan begitu kita diperbolehkan bermain tebak-tebakan pula? atau malah melakukannya sebagai bentuk mengikuti tindakan dan perilaku Rasulullah? – jawabannya boleh saja. Namun, sebagian besar alim ulama sepakat bahwa melakukan tebak-tebakan diperbolehkan dengan syarat tidak melanggar batas.

Yang dimaksud dengan batas-batas disini adalah batas syariat islami. Kita tidak diperkenankan melakukan tebak-tebakan untuk merendahkan sesuatu atau seseorang. Dan juga kita tidak diperkenankan untuk melakukan hal itu terkait dengan melakukan dusta dalam rangka melucu. Karena memang ada salah satu hadits Rasulullah yang melarang tentang berdusta untuk bercanda atau membuat orang lain tertawa.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ حَكِيمٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ جَدِّي، قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏ “‏ وَيْلٌ لِلَّذِي يُحَدِّثُ بِالْحَدِيثِ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ فَيَكْذِبُ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ ‏”‏ ‏.‏ قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ‏.‏ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ ‏.‏

“Celakalah orang yang berbicara tentang sesuatu yang membuat orang tertawa, di mana dia berbohong, celakalah dia, celakalah dia!”. HR. At-tirmidzi 2315

masih banyak landasan hadits yang bisa kita kaji tentang bermain tebak-tebakan. kesimpulan dan hikmah yang bisa kita petik dalam artikel cahaya islam kali ini adalah kita boleh saja bermain tebak-tebakan selama hal itu berfaedah atau bermanfaat dan tidak mengandung kebohongan. Sekian artikel tentang tebak-tebakkan ala rosululloh. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!