Praktikkan Doa Nabi Sulaiman ini untuk Mendapatkan Kekuasaan dan Jauh dari Hutang!

3
1201

Siapa sih orang di dunia ini yang tidak memiliki keinginan untuk memiliki kekayaan dan kekuasaan? Siapa sih di dunia ini yang suka bila memiliki banyak tanggungan hutang? Pertanyaan-pertanyaan retoris seperti itulah yang tim Cahayaislam dapatkan ketika banyak orang-orang disekitar kami yang nyeletuk sembari bertanya kepada kami tentang adakah doa-doa yang bisa dipetik dari dalam Al-Qur’an dan hadits untuk mendapatkan kekayaan yang melimpah atau doa yang menjauhkan serta meringankan hutang? Rasa penasaran tim Cahayaislam kemudian lebur ketika kami mendapati bahwasanya ada doa nabi sulaiman yang bisa digunakan untuk meminta kekayaan.

Doa ini didapatkan oleh tim Cahayaislam dari kutipan artikel milik salah satu guru besar pondok pesantren di Yogyakarta, H. Shobirun Ahkam yang pada kesempatan sebelumnya pernah juga mengajarkan doa top secret cara meluluhkan hati seseorang ala Rasulullah SAW yang telah tim Cahayaislam bahas dalam artikel lainnya. Penasaran kan seperti apa doa nabi Sulaiman? Langsung cek aja deh sobat Cahayaislam!

Doa Meminta Kerajaan ala Nabi Sulaiman

Dalam surah Al Imran ayat 26 s/d 27, sobat Cahayaislam bisa mendapati doa yang dipanjatkan oleh nabi Sulaiman untuk mendapatkan kerajaan yang maha hebat. Diterangkan dalam beberapa cerita bahwa para jin membangun istana Nabi Sulaiman dengan batu-batu mulia yang dicari dari dasar lautan, lantai-lantai di istananya megah dan gemerlap, bahkan jika seseorang berjalan diatasnya, maka nampaklah laksana orang tersebut berjalan diatas air. Berikut Doa nabi sulaiman tersebut:

اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ، وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ، وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكِ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ، وتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ، وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا، تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُمَا، وتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ، ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Penjelasan tentang hakikat doa nabi sulaiman dan artinya

Arti dari doa tersebut ialah: Wahai Allah, Raja diraja diantara para raja, Penguasa yang menghadiahkan kerajaan dan merenggutnya dari orang yang dikehendaki. Penguasa yang memuliakan dan menghinakan orang yang dikehendaki. Ditangan Allah, ada semua kebajikan. Sungguh Engkau maha kuasa, memasukkan malam kedalam waktu siang, dan sebaliknya. Mengeluarkan kehidupan dari kematian dan begitu pula mengeluarkan kematian dari kehidupan. Dzat yang menganugerahkan rizki diluar perhitungan. Wahai dzat yang berbelas kasih di akhirat dan dunia, Engkau berikan dan halangi rasa welasmu pada yang Engkau kehendaki. Mohon sayangilah hambamu ini, dengan Rahmat yang Baginda gunakan untuk memberikan kekayaan kepada hamba, dan jauhkanlah dari rahmat selain dariMu.

Ustadz H. Shobirun mengatakan bahwasanya doa ini juga dibahas dalam hadits Thabrani. Dalam hadits tersebut diceritakan bahwa Rasulullah telah mengajarkan sebuah doa yang diambil dari surah tersebut kepada seseorang bernama Mu’adz bin jabbal yang dikala itu memang sedang dirundung kegalauan karena beratnya hutang yang dia pikul.

Ustadz H. Shobirun menjelaskan lebih detail juga perihal doa yang dinukil dari hadits tersebut bahwasanya inti dari doa tersebut tidak hanya bertujuan untuk meminta kekayaan kepada Allah, dzat yang maha kaya saja. Namun doa ini juga sarat dengan pujian-pujian kepada Allah yang menyanjungNya sehingga doa ini sangat baik untuk dipraktekkan. Adapun kaya yang diminta dengan doa ini adalah kekayaan yang berselimutkan rahmat dari Allah. Dan sesungguhnya rahmat Allah lah yang memang melebihi hal apapun didunia ini dan bisa membawa kita kepada nikmatnya surgaNya kelak.

Bagaimana sobat Cahayaislam, sudah nggak sabar mengamalkan doa nabi Sulaiman ini kan? Yang perlu sobat Cahayaislam lakukan sekarang adalah mengamalkan doa ini serta mendekatkan diri kepada Allah dengan keyakinan yang tinggi, serta menjauhi hal-hal yang akan mengganggu ijabahnya doa kita. Dengan begitu insha Allah, Allah tidak akan ragu menjawab doa kita ini. Amiin.

3 KOMENTAR

    • Aamiiin… Alhamdulillah jaza kAllahu khoiro telah mampir membaca kajian dalam artikel ini. Kebetulan saya sudah mendapatkan izin untuk melakukan parafrasa dari artikel kajian serupa yang dibuat langsung oleh Ustadz Shobirun Ahkam (Guru Pondok Kutubusittah Mulya Abadi Yogyakarta), dengan begitu bisa dikatakan telah manqul secara Al Mukatabah Al Wasiyyah…

Ikut Berkomentar Yuk!