Peristiwa Kebesaran Allah Pada Serangan Kaum Gajah Ke Makkah

0
750

Membaca tentang sejarah islam memang selalu menyenangkan. Mengenal cerita nabi Muhammad dari awal lahir sampai wafatnya. Saat ini sudah banyak sekali buku yang menceritakan tentang kisah perjalanan nabi Muhammad dan perkembangan islam. Salah satu buku yang paling terkenal adalah buku yang berjudul Muhammad: kisah hidup nabi berdasar sumber klasik yang merupakan karangan martin lings. Buku ini aslinya berjudul Muhammad: his life base on the earliest sources. Martin Lings mempersembahkan buku ini untuk pemimpin pakistan zia ul haq.

Dalam buku tersebut ada beberapa kutipan riwayat Rasulullah berdasarkan sumber-sumber perkamen lama. Bahkan di dalamnya dikisahkan tentang bagaimana keadaan di dataran Arab jauh sebelum kelahiran Rasulullah. Dan salah satu peristiwa penting di dalamnya adalah kisah serangan kaum gajah, yang kemudian nantinya menjadi salah satu wahyu Allah dan tertera dalam surat Al Fiil.

Kisah Serangan Kaum Gajah versi Buku Martin Lings

Martin lings merupakan seorang sarjana bahasa inggris oxford dan juga seorang sarjana sastra arab. Ia mempelajari islam dari ajaran sufi syadlhilliyah. Salah satu peristiwa yang dituliskan dalam buku ini adalah serangan kaum gajah dan juga menjadi waktu kelahiran nabi Muhammad SAW. Pada waktu itu penguasa yaman yang bernama abrahah, merasa benci dan iri pada kabah yang selalu dikunjungi oleh banyak orang. Beratus-ratus orang datang ke kabah untuk beribadah. Untuk menyaingi kabah, abrahah membuat tempat ibadah yang sangat mewah, bahkan kemewahannya mengelahi kabah. Dari banyak sumber sejarah islam, orang-orang lebih memilih untuk datang ke kabah, dibandingkan ke tempat ibadah yang abrahah buat.

Oleh karena itu abrahah berniat untuk menghancurkan kabah. Niatnya ini tidak ia rahasiakan, sehingga terdengar sampai ke najd dan hijaz. Banyak orang yang merasa marah, lalu penjaga kabah, orang quraishy berbondong-bondong datang ke yaman dan menghancurkan katedral milik abrahah hanya dalam satu malam. Melihat hal itu abrahah pun langsung marah, hal ini tercatat dalam sejarah islam. Ia akan menghancurkan kabah dan membawa pasukan gajah ke kabah. Ia masuk ke daerah thaif. Daerah thaif juga merupakan tempat ibadah yang terkenal. Ada tiga patung berhala terbesar manna. Karena takut abrahah salah mengira, orang thaif pun memberi tahu lokasi kabah yang sebenarnya.

Salah satu orang thaif yang menjadi petunjuk jalan meninggal dunia di daerah mughamiis, dan menurut sejarah islam ia dikuburkan disana. Banyak orang arab yang selalu melempari kuburannya. Sebelum masuk ke makkah, abrahah dan pasukannya membuat camp tentara. Abrahah dan pasukan membuat perampasan dan intimidasi ke warga makkah. Ia merampas 200 ekor unta milik kakek nabi Muhammad abdul muthalib. Abrahah menunjuk pasukannya untuk mencari pemimpin makkah. Rakyat mekah menunjuk abdul muthalib untuk bertemu dengan abrahah.

Perundingan Abdul Muthalib dan Abrahah

Abrahah memberikan permintaan ke abdul muthalib, apa yang ia inginkan sebelum kabah dihancurkan. Tetapi abdul muthalib hanya ingin 200 untanya dikembalikan. Mendengar hal itu abrahah pun merasa kecewa. Kenapa seorang pemimpin mekkah hanya mementingkan diri sendiri, padahal kabah akan dihancurkan. Dari buku sejarah islam, abdul muthalib pun menjawab “aku adalah pemilik unta-unta itu, sementara kabah ada pemiliknya sendiri yang akan melindungi” ia pun mendapatkan semua unta yang telah dirampas.

Setelah kembali ke mekah, abdul muthalib menyuruh semua orang untuk keluar dari kota. Supaya tidak terjadi banyak korban. Banyak orang yang berlari ke bukit. Sebelum pergi ia sempat berdoa di depan kabah untuk menyelamatkan kabah dan orang-orangnya. Tiba-tiba sebuah kejadian aneh terjadi. Semua gajah tidak mau diajak ke mekah, mereka semua berhenti. Tetapi ketika diajak kembali ke yaman semuanya mau. Setelah itu datanglah ribuan burung ababil yang jumlahnya sangat banyak sekali. Burung membawa bara api batu kecil dan menjatuhkan ke pasukan abrahah, membuat banyak pasukannya meninggal dunia dan membusuk. Rencana untuk menghancurkan kabah pun gagal. Dari cerita ini kita bisa tahu seperti apa sejarah islam ketika penyerangan pasukan gajah terjadi. Semoga menginspirasi ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!