Kisah Seorang Pemimpin Yang Adil Dari Yaman

0
2216

Islam merupakan sebuah agama yang paling sempurna didunia ini. Agama yang satu ini sangatlah istimewa. Dari agama yang istimewa ini, maka lahirlah berbagai tokoh dan pemimpin muslim yang sangat terkenal dalam berbagai cerita islam. Salah satu tokoh islami yang terkenal tersebut adalah bernama Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad. Tokoh yang satu ini merupakan seorang pemimpin yang adil dari yaman yang sangat terkenal.

Mengenal Seorang Al Malika Al Hurra Arwa Al Sulayhi binti Ahmad

Sobat cahaya islam, dalam cerita islam tokoh yang bernama Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad sering disebut dengan Arwa saja. Tokoh islami yang satu ini adalah seorang ratu muslim yang berasal dari Negeri Yaman. Dalam kepemimpinannya, ia dikenal sangat adil. Dengan keadilannya tersebut, maka rakyat merasa tentram saat diperintah oleh ratu Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad.

Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad lahir pada tahun 440 hijriyah atau 1048 Masehi di Haraz, Yaman. Dari berbagai cerita islam, Arwa dikenal sebagai seorang yang pemberani. Selain pemberani, ia juga merupakan sosok yang beriman dan mandiri. Dengan sifat-sifatnya inilah, maka banyak rakyat yang menyukai. Bahkan rakyat Yaman menyetarakan Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad sama dengan figure ratu Bilqis pada Zaman Nabi Sulaiman, dimana dalam sejarah ratu Bilqis dikenal sebagai seorang pemimpin yang menyayangi rakyatnya.

Sejak masa kecil, Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad telah hidup dalam keadaan yatim. Akan tetapi, sosok ratu yang terkenal dari dunia islam ini sangat cerdas. Seorang Arwa mempunyai ingatan yang kuat. Ia memiliki kepandaian dalam hal puisi, kisah sejarah dan berbagai cerita. Bahkan, karena kepandaiannya tersebut, ia mampu menguasai ilmu tentang Al Qur’an dan Hadist. Bahkan dalam berbagai cerita islam, para sejarawan mengakui akan kepandaian ratu dari Yaman ini.

Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad dapat sampai istana Sana’a lantaran dibawa oleh bibinya yang bernama Ratu Asma binti Shihaab as Sulayhiyya. Pada waktu Arwa umur 17 tahun, ia menikah dengan sepupunya yang bernama Ahmad Al Mukarram al Sulayhi bin Ali bin Muhammad as Sulaihi.dari pernikahannya tersebut, arwa dikarunia 4 orang anak, yaitu Ummu Hamdan, Muhammad, Fatima dan Ali. Suami dari Arwa adalah seorang raja Yaman. Semasa hidup suaminya, Arwa selalu mendampingi sang suami dalam memimpin rakyat Yaman.

Sobat cahaya islam, suami dari Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad menjadi raja Yaman pada tahun 1067 Masehi. Dia menggantikan tugas ayahnya Ali as Sulayhi yang telah meninggal pada tahun tersebut. Dalam cerita islam, di kisahkan bahwa Ahmad al Mukarram as Sulayhi memerintah rakyat Yaman dalam kondisi tubuh yang lumpuh. Karena keterbatasannya tersebut,maka ia memberikan amanat kepada isterinya yaitu Arwa untuk menjalankan pemerintahan di Negara Yaman.

Dalam cerita pemerintahan Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad, dikisahkan bahwa sang ratu lebih memusatkan perhatiaannya dibidang kesejahteraan rakyat Yaman. Pada masanya, ia membangun jalan-jalan, masjid dan berbagai bidang lainnya yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyatnya. Karena perhatiannya kepada rakyat yang begitu besar, maka rakyat Yaman memberi julukan Balqis Al Sughra atau Young Queen Of Sheba.

Dalam cerita islam, ratu Al Malika al Hurra Arwa al Sulayhi binti Ahmad dikenal sebagai sosok yang adil. Dia sangat sayang terhadap rakyatnya. Oleh karena hal tersebut, maka sebagai serang muslim harus mencontoh sikap adil tokoh islam dari Yaman ini. Karena pemimpin yang adil akan selalu dicintai oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah.

بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

yang artinya: “Dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berlaku adil.” (al-Hujurat: 9)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!