Orang-orang yang Diberi Naungan Oleh Allah (Bagian 5)

0
422

Tiada yang lebih baik daripada naungan khusus yang diberikan oleh Allah langsung kepada hambanya besok di hari kiamat! – Akan tiba masanya manusia berada dalam kepayahan, dimana mereka semua akan dikumpulkan bersama-sama menunggu akan peradilan atas hal-hal yang telah mereka lakukan di dunia. Setiap insan yang hidup di dunia ini harus mempertanggung-jawabkan semua amal perbuatannya yang baik maupun buruk.

Dalam keadaan yang serba kacau tersebut, tersebutlah tujuh golongan orang yang ditepati janjinya oleh Allah untuk diberi naungan kelak pada masa-masa sulit tersebut. Tujuh golongan tersebut adalah beberapa orang yang telah dijelaskan Rasulullah dalam sabdanya yang termaktub dalam hadits riwayat Bukhari 6806. Pada artikel tim cahayaislam yang sebelumnya, kami telah mengulas sebanyak 4 golongan dari ketujuh orang tersebut, yakni Imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, orang yang mengingat Allah dalam kesunyian hingga menitikkan air mata dan orang yang hatinya bergantung dalam masjid. Lalu siapa selanjutnya? simak deh!

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي ظِلِّهِ، يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّه… وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ ….الحديث

7 golongan dari manusia akan dinaungi oleh-Nya (Allah) di hari kiamat dimana ketika masa itu tidak ada naungan selain naungannya Allah… Dua orang yang saling mencintai karena Allah.

Maksud dua orang yang saling mengasihi karena Allah?

Menurut banyak penuturan para alim ulama, dua orang yang saling mengasihi karena Allah ini sangat erat kaitannya dengan anjuran Rasulullah untuk berteman dengan orang sholih dan kewajiban sesama muslim untuk saling menasihati satu sama lainnya. Seperti yang telah tim cahayaislam jelaskan pula dalam artikel kami tentang menata niyat karena Allah, kita diharuskan selalu meluruskan niyat kita agar semua hal yang kita kerjakan berbuah pahala dan ridho dari Allah. Termasuk bila dihubungkan dengan mutiara hadits disini, kita perlu melakukannya juga dalam hal pertemanan.

Dalam hal pertemanan, Rasulullah sendiri menjelaskan bahwa itu bagaikan orang yang bergaul dengan pandai besi dan penjual parfum. Mereka yang dekat dengan pandai besi akan memiliki bau sangit yang sama seperti mereka, sedangkan mereka yang dekat dengan penjual parfum akan paling tidak ikut berbau wangi seperti penjual parfum tersebut. (H.R Bukhari 5534).

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ، حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ بُرَيْدٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً

Jangan sampai hubungan pertemanan hanya dilandasi dengan sikap ketertarikan pada harta dan keduniaan. Kebaikan dalam perasaan tulus untuk berteman dengan orang-orang sholih guna menjaga agama kita adalah yang paling tepat. Itulah yang dimaksud sebagai dua orang yang saling mengasihi karena Allah dalam hadits ini.

Nah, dengan ini sobat pembaca cahayaislam, alangkah baiknya mulai detik ini marilah kita coba untuk melandasi dan membangun persaudaraan dan pertemanan kita dengan sesama di atas bangunan dan pilar iman serta keinginan untuk saling mendukung dalam pencapaian menjadi pribadi-pribadi yang lebih beriman dan bertaqwa lagi kepada Allah.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!