Orang-orang yang Diberi Naungan Oleh Allah (Bagian 2)

0
288

Dalam seri pertama dari artikel tim cahayaislam tentang orang-orang yang akan diberi naungan oleh Allah besok di hari kiamat. Kita telah menjelaskan sedikit tentang orang pertama, yakni pemimpin yang adil. Yang mana haruslah memiliki banyak kriteria-kriteria yang cukup sulit untuk dilakukan. Pada kesempatan kali tim cahayaislam akan melanjutkan pembahasan hadits yang sama untuk orang kedua yang akan mendapatkan naungan dari Allah di hari kiamat kelak. Berikut haditsnya yang kami nukil dari riwayat Bukhari 6806.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي ظِلِّهِ، يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّه… وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ … الحديث

Rasulullah SAW bersabda bahwasanya akan ada 7 golongan orang yang akan di beri naungan oleh Allah dengan naungan khusus dariNya dimana tidak ada naungan apapun di hari itu kecuali naungan dari Allah. (2) dan pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah

Maksud dari pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah?

Mungkin dari para pengamat sastra akan mempertanyakan kenapa diksi yang dipilih adalah pemuda? kenapa bukan anak-anak yang tumbuh berkembang dalam keta’atan ibadah kepada Allah? – Alasannya cukup sederhana sebenarnya.

Kita tahu di zaman yang penuh dengan kerusakan ini, para generasi muda seperti sudah memiliki budaya untuk mengarah kepada maksiyat yang sangat tinggi. Banyak kita temui di luar sana para pemuda dan pemudi yang hidup dalam pergaulan bebas, suka berfoya-foya. Itulah kenapa Rasulullah mengkhususkan kepada para pemuda, karena mereka identik dengan kelalaian pada urusan akhirat.

Banyak pemuda-pemuda menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak memiliki manfaat seperti nongkrong kesana-kemari tidak jelas, bersenang-senang sembari melakukan maksiyat yang sama sekali tidak membawa kebaikan apapun.

Nah, pemuda dalam peliknya pergaulan yang benar-benar penuh godaan seperti itu dan kemudian bisa tetap tegar dalam ketekunan ibadahnya kepada Allah, adalah pemuda yang TOP dan menakjubkan. Maka dari itu sudah selayaknya bila Allah menjanjikan pemuda-pemuda itu dengan naungan dari-Nya kelak di hari kiamat atas terjalnya godaan-godaan di sekeliling mereka dan mereka tidak bergeming sama sekali.

Berlaku juga untuk pemuda yang memprioritaskan agama

Lalu apakah seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadahnya kepada Allah haruslah pemuda-pemuda yang hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah saja tanpa melakukan kegiatan selain itu? Tentu tidak! – Banyak dari para alim ulama yang sepakat bahwa pemaknaan pemuda yang tumbuh dalam ibadah disini juga berlaku untuk mereka para pemuda yang meski sibuk pada urusan dunia, mereka tetap dalam prioritas utama ketika berurusan dengan agama Allah.

Mereka para pemuda yang dengan segera bersiap-siap untuk menunaikan shalat dan meninggalkan kesibukan mereka dalam bekerja atau aktifitas lainnya ketika adzan berkumandang. Mereka yang bekerja keras dengan niyat untuk memperjuangkan agama Allah dalam kezuhudannya. Dan yang sejenisnya. Pemuda-pemudi seperti inilah yang akan mendapat naungannya Allah kelak di hari akhir.

Semoga dengan artikel ini, kita selalu bisa introspeksi diri dan menghayati tentang kewajiban-kewajiban kita kepada Allah. Serta bisa selalu menjaga diri dalam pergaulan sebagai pemuda-pemudi islam yang hidup di zaman yang sudah dipenuhi fitnah seperti sekarang. Amiin

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!