Nasihat Islami Untuk Para Petani: Jangan Berkecil Hati Ketika Gagal Panen!

0
799

Bumi yang sekarang seolah sudah letih oleh banyak tingkah laku manusia yang hidup di dalamnya. Perubahan iklim menjadi semakin tidak karuan dan menghasilkan musim-musim yang sulit untuk di prediksi. Hal ini berpengaruh secara signifikan pada beberapa aspek kehidupan ini. Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris atau negara yang memiliki sektor pertanian yang besar, mendapatkan dampak yang cukup berat akan hal ini.

Musim-musim yang tak menentu itu mengganggu keseimbangan alam dimana banyak para petani yang akhirnya gagal panen. Kegagalan panen tersebut dikarenakan oleh banyak hal, seperti hama yang tidak bisa terbendung karena rantai makanan tidak seimbang sampai kegagalan panen karena cuaca ekstrim sepertinya sudah menjadi hal yang mudah melanda.

Bila sobat pembaca cahayaislam disini kebetulan ada yang memiliki mata pencaharian atau bekerja dalam bidang pertanian atau budidaya tanaman, maka ada nasihat baik yang disabdakan oleh Rasulullah SAW atas hal tersebut dalam hadits-haditsnya. Berikut nasihat-nasihatnya:

Dibalik kegagalan panen, ada sedekah di dalamnya

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتِ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةً وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ

Dalam hadits-hadits yang di riwayatkan oleh Sahih Muslim (1552) dan Bukhari (2320) di atas dan di bawah ini. Rasulullah menjelaskan dengan gamblang bahwa mereka yang menanam dan menabur sesuatu di muka bumi hingga bertumbuh. Lalu burung, atau hewan lain memakannya, atau orang lain mencurinya. Maka dia tidak kehilangan apapun, karena semua itu dianggap sebuah sedekah atasnya.

دَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، ح وَحَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْمُبَارَكِ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا، أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا، فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ، إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ ‏”‏‏.‏ وَقَالَ لَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا أَبَانُ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، حَدَّثَنَا أَنَسٌ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏

Nah, jadi sobat cahayaislam sekalian. Tetaplah tersenyum dan menerima dengan ikhlas walaupun anda gagal panen. Yakinlah bahwa Allah telah menentukan rezeki yang lebih baik untuk anda. Terlebih sobat seharusnya malah bisa berbangga diri, karena entah gagal panen atau tidak, apa yang kalian usahakan dalam bercocok tanam tersebut terhitung sebagai sedekah baik atasmu oleh Allah.

Merupakan momentum tepat untuk lebih berlapang dada

حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الأَزْدِيُّ، وَشَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، جَمِيعًا عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ، – وَاللَّفْظُ لِشَيْبَانَ – حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ صُهَيْبٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Dalam hadits riwayat muslim (2999) diatas dijelaskan bahwa suatu hal menakjubkan dari seorang muslim yang beriman adalah setiap apa yang dia kerjakan mengandung kebaikan. Dia adalah orang yang bersyukur ketika diberik kebaikan oleh Allah dan orang yang ikhlas menerima ketentuan Allah serta bersedia bersabar akan hal itu.

Nah, gagal panen janganlah menjadikan sobat menjadi orang yang kurang bersyukur kepada Allah. Jadikan momen ini sebagai latihan untuk kita agar tetap teguh dalam kesabaran. Menjadi pribadi yang lebih lapang dan besar hati. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!