Nasihat Islami: Sibuk Saja Tidak Cukup, Anda Harus Tanyakan Apa yang Anda Sibukkan?

0
982

Nasihat Islami – Aku izin nggak datang pengajian ya mas, aku lagi sibuk banget nih – mungkin beberapa dari sobat Cahayaislam yang merupakan panitia pengajian rutin di Masjid sering mendapatkan kalimat tersebut. Dizaman modern seperti sekarang, kehidupan di dunia ini sudah semakin pelik. Segala hal seolah menjadi sebuah kompetisi dimana semua orang harus berkelakuan “gila” untuk menjadi pemenang. Tak jarang pula beberapa muslim kemudian lalai dan terpengaruh pada hal-hal yang bersifat keduniawian itu.

Banyak dari kita mulai melupakan apa sih sebenarnya hakikinya kehidupan fana kita di dunia ini. Bukankah kehidupan kita di dunia ini adalah momentum untuk mencari sebanyak-banyaknya pahala dan rahmat Allah agar kita bisa masuk Surga Allah dan selamat dari siksa api nerakaNya. Jadi menjadi orang yang selalu berkata “saya sangat sibuk” sebagai dalih untuk meninggalkan hal yang berkaitan dengan akhirat tidaklah benar! Sobat Cahayaislam harus pula tanyakan pada diri anda masing-masing: sebenarnya apa yang anda sibukkan?

Kesibukan yang ditujukkan untuk Allah itu lebih baik daripada Dunia dan Seisinya

وَسَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ‏ “‏ لَرَوْحَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ غَدْوَةٌ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا، وَلَقَابُ قَوْسِ أَحَدِكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ أَوْ مَوْضِعُ قِيدٍ ـ يَعْنِي سَوْطَهُ ـ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا، وَلَوْ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اطَّلَعَتْ إِلَى أَهْلِ الأَرْضِ لأَضَاءَتْ مَا بَيْنَهُمَا وَلَمَلأَتْهُ رِيحًا، وَلَنَصِيفُهَا عَلَى رَأْسِهَا خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa: satu usaha yang dilakukan seseorang karena Allah baik disiang sore hari adalah lebih baik daripada keseluruhan dunia beserta isinya. Sebuah tempat disurga walaupun sekecil bulu mata kalian adalah lebih baik daripada dunia seisinya. Dan jika satu bidadari (dari surga) muncul diantara manusia di dunia, niscaya dia akan mengisi kekosongan antara langit dan bumi dengan cahaya yang terang benderang dan dan aroma harum yang semerbak. Bahkan apa yang menutupi kepalanya lebih baik dari dunia dan segala yang berada didalamnya.

Dalam nukilan Hadits Bukhori 2796 diatas terdapat satu nasihat islami yang tidak hanya menyatakan bahwa segala hal (kesibukan) yang kita lakukan karena mengharap ridho dari Allah itu lebih baik daripada dunia seisinya, namun pula dijelaskan tentang betapa pol dan menakjubkannya surga Allah dibandingkan dengan dunia ini.

Oleh karena itu, kita perlu menanyakan kepada diri kita masing-masing. Apakah kesibukan-kesibukan yang kita lakukan selama ini sudah benar dan lurus niyatnya. Apakah kesibukan yang kita lakukan itu merupakan bentuk kesibukan yang memang murni mengharapkan ridho dari Allah atau hanya semata kesibukan yang berlandaskan hawa nafsu? – mari kita koreksi dan introspeksi diri kita masing-masing.

***

Nah, sobat Cahayaislam yang dirahmati oleh Allah. Boleh saja menjadi orang yang super sibuk. Namun kita harus tetap ingat bahwasanya kesibukan itu jangan sampai menjadi dalih bagi kita untuk menjadi pribadi yang jauh dari Allah. Jangan sampai melupakan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah hanya karena kesibukan kita yang bersifat duniawi. Hidup ini tidka pernah menuntut kita. Allah pun hanya menginginkan hambaNya untuk beribadah kepadaNya.

Antara dunia dan Akhirat haruslah seimbang. Rasakan dengan benar keselarasan hidup yang berlandaskan ketaatan kepada Allah yang terpintal dalam irama-irama pikiran yang selalu ingat kepada Allah. Semoga nasihat islami ini bisa menjadi cambuk bagi kita semua ya sobat Cahayaislam!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!