Menjauhkan Diri dari Api Neraka dengan Makanan?

0
705

Bagi sobat Cahayaislam muslim dan muslimah yang gemar berkuliner dan menjuluki diri anda dengan julukan foodie, judul artikel ini pastinya akan memberikan angin segar kepada anda. Namun sebagian dari sobat sekalian yang tidak terlalu suka dalam mencoba aneka jenis makanan, mungkin ada beberapa pertanyaan yang akan muncul dibenak anda, seperti bagaimana caranya kita bisa menjauhkan diri dari makanan cuman dengan makanan? Kok bisa? – Jawabannya bisa

Bila sobat Cahayaislam banyak mengaji dan mengkaji pengetahuan seputar hadits, maka hal-hal semacam ini pasti banyak sekali bisa ditemukan. Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang pada kenyataannya sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan atau diamalkan namun memiliki pahala yang luar biasa. “Agama itu mudah” seperti yang bisa kita temui dalam salah satu hadits riwayat Sahih Bukhori yang diriwayatkan telah disabdakan oleh Rasulullah. Bila anda jeli, anda bisa menemukan dan kemudian mengamalkan beberapa amalan yang remeh namun sangat bermanfaat untuk anda untuk menjauhi sejauh-jauhnya siksa api neraka. Lalu bagaimana caranya kita bisa menjauhkan diri dari api neraka dengan makanan yang kita makan? Simak deh ulasan tim Cahayaislam berikut ini!

Menghabiskan makanan dan mencari keberkahannya

Dalam hadits yang bersambung dari cerita abu hurairah yang merupakan salah satu orang yang dikenal dengan ilmu haditsnya yang tinggi pernah bercerita bahwa Rasulullah pernah bersabda dan memerintahkan umatnya untuk menjilati sisa-sisa makanan yang ada dijari mereka setelah makan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kebarokahan dalam makanan tersebut.

Mungkin dalam kehidupan modern ini, budaya menjilati makanan yang tersisa baik di jari maupun di wadah makanan terdengar menjijikkan, namun sebenarnya hal ini merupakan sunnah dari Rasulullah. Bahkan dalam sebuah hadits yang juga telah tim Cahayaislam kaji, Rasulullah pernah bersabda kepada umatnya untuk menghabiskan dan menjilat sampai bersih wadah makanan dari sisa-sisa makanan yang telah dimakan. Bukan hanya karena kebarokahannya dan rasa syukur kita kepada nikmat Allah, namun juga diterangkan bahwa wadah tersebut akan ikut memintakan ampun kepada Allah di akhirat kelak. Sungguh luar biasa!

Memakan Makanan yang Halal dan Menjauhi yang haram

Cara lain supaya kita bisa menjauhi api neraka melalui makanan yang kita makan adalah dengan tidak memakan makanan yang haram. Makanan yang haram tidak hanya makanan dari bahan-bahan yang dilarang dalam Islam lho, seperti contohnya daging babi, anjing dan lainnya, namun juga berlaku pada makanan yang dimakan dari buah perilaku haram. Misalnya uang hasil merampok, berjudi, transaksi riba dan lain sebagainya yang dilarang oleh Allah dan Rasul lalu kemudian uang tersebut digunakan untuk makan. Seperti yang telah diriwayatkan dari Hadits baihaqi yang menyatakan bahwa tiada badan yang diberi makan sesuatu yang haram yang akan masuk ke dalam surga.

Itulah dia dua cara supaya kita terhindar dari api neraka melalui makanan yang kita makan. Namun jangan salah sangka lho sobat Cahayaislam, anda tetap harus mentaati peraturan-peraturan Allah dan Rosul lainnya yang wajib serta berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadits sampai tutup ajal sobat Cahayaislam semua. Pastinya tidak cukup untuk bisa masuk surga bila hanya dengan mengikuti sunnah menghabiskan makanan yang kita ulas dalam artikel ini. Ingat skala prioritas yang pernah kita bahas bersama dikesempatan sebelumya. Semoga kita selalu dijauhkan dari pengamalan-pengamalan dan keharoman yang bisa menjerumuskan kita kedalam api neraka. Amiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!