Mengenal Pertanda Bahwa Anda Telah Menjadi Budak Dunia (Bagian 6)

0
243

Coba sobat cahayaislam bayangkan. Anda adalah orang yang telah memiliki segalanya di dunia ini. Kekayaan, kekuasaan, ketenaran. Suatu malam ketika semua orang sedang tertidur pulas, anda terjaga. Ada rasa risau di dalam hati yang membuat anda entah bagaimana caranya bisa bangun dari tempat tidur megah nan lembut di master bedroom anda yang luas. Anda menuruni anak tangga marmer yang berkilau karena pendant cahaya temaram rumah anda. Menuju dapur untuk mencari kesegaran dari air yang hendak anda minum. Glek.. glek.. glek… sungguh begitu nikmat. Kemudian anda dikejutkan oleh suatu suara di belakang anda.

“Cepatlah, aku harus melakukan tugasku yang lain…” ujar seseorang yang ternyata sedang duduk di kursi dapur tempat anda sedang menikmati air segar dingin dari kulkas anda.

“Siapa anda? kenapa anda disini?!” anda sontak bertanya kepadanya dengan panik. Dia hanya memandang anda dengan pandangan datar. Tidak ada senyum maupun ekspresi amarah di wajahnya. Setelah keadaan hening, beberapa saat dia berkata kepada anda.

“Waktumu sudah habis… ayo cepatlah, ikut bersamaku” dia mengayun tangannya memberi isyarat untuk mendekat. Dia bangkit dari duduknya. Anda terkesiap, dan bertanya kepadanya “Ikut kemana?”

“Waktumu sudah habis!! waktumu sudah habis!! Waktumu sudah habis!!” kali ini dia memegang kerah baju anda dengan mata yang penuh dengan kegeraman. Anda menyadari, bahya dirinya adalah malaikat maut, yang menjemput anda kala itu. Anda meronta dan berteriak. Namun tiada seorangpun tahu, tiada pula suara teriakan anda itu yang berhasil memecah kelamnya malam saat itu. Anda direnggut dari segala hal yang telah anda miliki. Kekayaan, kekuasaan, dan ketenaran yang anda peroleh mengkhianati anda. Mereka terdiam acuh melihat cengkeraman malaikat maut membawa anda ke alam baka.

Anda tidak pernah berfikir bahwa bisa jadi hari ini adalah hari terakhir anda

Nah, anda bisa merasakan betapa menakutkan penggambaran tersebut? tim cahayaislam sengaja membuat narasi sedemikian rupa untuk menstimulasi anda untuk ingat pada kenyataan bahwa dunia ini akan kita tinggalkan. Kematian merupakan salah satu hal pasti dan mutlak yang akan dilalui semua orang. Dan dengan mengingat mati-lah kita akan selalu memiliki jalan yang lurus untuk bisa mengarah pada rahmat Allah. Manusia selalu lupa akan hal itu.

Orang yang telah membiarkan dirinya menjadi budak di dunia tiada memiliki sedikitpun pemikiran bahwa bisa jadi hari ini adalah hari terakhir mereka. Mereka melepaskan diri dari kenyataan bahwa kita adalah makhluk fana yang akan meninggalkan dunia ini suatu saat nanti. Dan tiada dari kita yang bisa menunda atau meminta dispensasi waktu lebih lama lagi ketika kematian telah datang menjemput kita. Dalam surat Al A’raf 34, Allah telah berfirman demikian. Bahwa setiap orang memiliki batas waktu mereka masing-masing dan mereka takkan bisa menunda atau mempercepat hal itu.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Nah, sobat cahayaislam yang diridhoi oleh Allah. Semoga kita bisa membiasakan diri untuk selalu ingat pada kematian. Karena dengan mengingat kematianlah, kita akan memiliki “filter” dalam hidup ini. Semoga bermanfaat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!