Menelisik Kisah Sihir dari Malaikat Harut dan Marut

1
2796

Ada dari sobat Cahayaislam disini menyukai Franchise film Harry Potter yang menceritakan dunia sihir yang penuh dengan mantra dan keajaiban serta makhluk-makhluk yang aneh? Jika iya, maka hari ini kami akan mengajak anda semua menelisik kisah sihir malaikat harut dan marut yang dalam Al-Quran dan beberapa kisah mitologi peradaban Babilonia dijelaskan menjadi asal usul dari apa yang kita kenal dengan nama sihir saat ini.

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dalam Surat Al Baqarah tersebut diceritakan bahwasanya Allah SWT telah menurunkan dua malaikat Harut dan Marut sebagai para ahli sihir dan berkeliling di bumi sebagai cobaan dan fitnah untuk umat manusia. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Mereka berdua tidak mengajarkan sihir kepada manusia pun kecuali setelah mereka berkata “kami adalah fitnah, maka janganlah kufur terhadap Allah”. Namun Para manusia kemudian tetap meminta mereka mengajarkan sihir kepada mereka walaupun telah mendengarkan dengan jelas peringatan tersebut.

Walhasil banyaklah dari mereka para manusia kemudian memisahkan antara suami dan istri, membahayakan kehidupan manusia dan menciptakan kerusakan. Sihir tidak memberikan manfaat, bahkan lebih banyak mendatangkan kemudharatan secara luas. Itulah kenapa mempraktikkan sihir merupakan salah satu dosa besar dan merupakan 7 hal berbahaya yang harus dihindari menurut sabda Rasulullah (H.R Muslim).

‏”‏ اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ ‏”‏ ‏.‏ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ ‏”‏ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَأَكْلُ الرِّبَا وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاَتِ الْمُؤْمِنَاتِ ‏”‏ ‏.‏

Kisah Sihir dari malaikat Harut dan Marut dalam beberapa versi

Dalam beberapa sumber yang telah tim Cahayaislam dapatkan, ada beberapa versi yang menceritakan kisah malaikat harut dan marut ini. Yang pertama adalah turunnya mereka adalah memang bertujuan sebagai fitnah hingga kemudian mereka dihukum oleh Allah dengan digantung sampai hari kiyamat kelak. Dalam suatu sumber juga diceritakan bahwa suatu ketika ada seseorang yang bertemu dengan mereka dan ditanya “Siapakah Utusan Allah dimasa sekarang?” dan kemudian orang tersebut menjawab “sesungguhnya sekarang adalah masa Rasulullah Muhammad SAW!” setelah mendengar itu, mereka (harut dan Marut) tertawa sambil berkata: Kiyamat sudah didepan mata.

Kisah malaikat harut dan marut dalam versi lain di cerita mitologi peradaban Babilonia dijelaskan bahwa tujuan kedua malaikat itu diturunkan ke bumi adalah untuk memberikan pencerahan yang jelas kepada para manusia dibumi pada waktu itu tentang perbedaan antara sihir dan mukjizat utusan Allah. Dikisahkan pada masa itu, banyak orang yang salah kaprah menganggap orang yang bisa melakukan sihir sebagai panutan, sehingga banyak dari mereka yang tersesat jauh dari jalan Allah.

Kisah sihir malaikat Harut dan Marut sebagai simbol keagungan Allah

Tidak peduli seberapa banyak versi cerita yang mengkisahkan malaikat harut dan marut yang tim Cahayaislam dapatkan, yang wajid kita pahami adalah hikmah dari hal itu. Dalam Al-Quran yang menyisipkan cerita mereka ada kalimat (وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ). Dan tidak ada dari mereka (tukang sihir) yang bisa membahayakan pada seseorang kecuali atas izin Allah. Dimana pastinya menunjukkan betapa agungnya Allah. Karena sihir seperti apapun harus atas izinNya.

Dalam surat tersebut juga ada kalimat (وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ) dan niscaya memberi tahu kami Allah pada mereka, tentang orang-orang yang menukarkan diri mereka pada hal itu (sihir), tidka mendapatkan bagian apapun di akhirat dan merupakan sejelek-jeleknya apa yang ditukarkan pada diri mereka. Hal ini menjelaskan secara tersirat bahwa sebagai orang iman yang mengharapkan rahmat Allah di akhirat nanti, maka sebaiknya tidak menukarkan imannya dengan sihir.

Nah, kira-kira itu saja ulasan telisik sihir dari kisah malaikat Harut dan Marut yang benyak dibicarakan khalayak ramai. Semoga artikel ini bisa menjadi manfaat dan menginspirasi kita untuk menjauh dari hal-hal yang dilarang Allah. Amiin.