Lakukan ini Jika Ingin Dekat dengan Allah

0
745

Pada dasarnya, tidak ada seorang pun muslim sejati yang tidak ingin mendekatkan diri kepada Allah, karena di dalam dirinya akan selalu muncul rasa gelisah ketika jauh dari Allah. Namun meskipun demikian, sobat Cahayaislam, masih banyak di antara kita yang terkadang tidak mengerti bagaimanakah sebenarnya mendekatkan diri kepada Allah SWT itu. Nah, karena itulah, mari kita bahas sedikit mengenai cara mendekati Allah ini.

Memperbanyak taubat kepada Allah

Sahabat, tidak dapat terelakkan lagi bahwa kita sebagai manusia adalah tempat salah, khilaf dan lupa. Baik disengaja atau tidak, seringkali kita berbuat salah dan seringkali pula kita melupakannya. Padahal, di situ terletak celah untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara banyak-banyak bertaubat. Allah sangat senang pada hamba-Nya yang bertaubat, dan Allah pun tidak akan segan untuk mengampuni dosa-dosa kita, dengan syarat bahwa kita:

  • mau mengakui semua kesalahan yang telah kita lakukan
  • memohon ampun kepada Allah dengan sungguh-sungguh
  • menyesali perbuatan tersebut dan bertekad untuk tidak mengulanginya kembali, serta
  • siap melakukan amalan baik untuk melebur dosa dari kesalahan itu

Selagi kita masih hidup, artinya kita masih diberikan kesempatan untuk bertaubat, dan bertaubat adalah satu dari sebaik-baiknya cara kembali kepada Allah.

Menjadi hamba yang selalu bertawakal kepada Allah

Dalam hidup, banyak sekali kita jumpai hal-hal yang patut kita perjuangkan, dimulai dari hal yang terlihat kecil, sampai hal yang benar-benar berarti. Kita contohkan cita-cita, katakanlah. Untuk menjadikannya kenyataan, kita tidak bisa main-main dalam berusaha. Tidak dapat pula dikatakan berusaha apabila tidak sampai polnya kemampuan, yang berarti terus mencoba, jika masih gagal, coba lagi, coba lagi, dan seterusnya hingga tubuh kita tidak mampu lagi meneruskannya. Berusaha juga tidak berarti memaksakan kehendak atau obsesi, yang berarti tetap pasrah pada Allah, biarkanlah Allah yang menentukan barokahnya hasil perjuangan tersebut. Inilah yang dinamakan tawakal, sobat Cahayaislam sekalian. Dan dari tawakal itulah, ridho Allah menaungi kita sehingga kita dapat mendekatkan diri kepada Allah.

Berdiri di barisan pertama dalam jihad fii sabilillah

Jihad fii sabilillah berarti berjuang demi tegaknya agama Allah di dunia ini, baik dengan menggunakan tenaga, pikiran, harta, waktu, atau apapun yang kita miliki. Pada umumnya di zaman Rosulullah SAW dahulu, jihad favorit bagi para sahabat Nabi adalah berperang melawan orang kafir. Namun di zaman sekarang ini, dengan kita meluangkan waktu kita, mencurahkan pikiran kita, menggunakan harta kita untuk mengikuti kajian agama, mendengarkan nasehat, mengadakan acara-acara amrin jami’, dan sebagainya, itu semua sudah dapat dikatakan sebagai jihad. Walaupun pahalanya memang berbeda dengan jihad dalam perang, namun tetap saja, jika kita niatkan untuk beribadah dan kita lakukan secara rutin, itu dapat menjadi tabungan pahala yang besar bagi kita di sisi Allah nanti. Maka dari itulah, mengutamakan kegiatan fii sabilillah merupakan investasi yang luar biasa bagi kita, sobat.

Merutinkan doa kepada Allah

Sahabat, doa merupakan salah satu cara kita bermunajat, berkomunikasi dengan Allah SWT. Seperti halnya dengan sesama manusia, semakin sering kita bertukar pikiran, berbincang-bincang dan berkomunikasi, maka kita akan semakin dekat dengan orang tersebut. Nah, jika ingin mendekatkan diri kepada Allah, maka satu cara yang sangat efektif adalah dengan memperbanyak doa. Toh, pada akhirnya, kita sendiri yang akan merasakan manfaatnya kok, sobat. Sebagaimana dalilnya, doa adalah pedangnya orang iman. Dari situlah bisa kita ambil kesimpulan, semakin sering diasah, semakin tajam pula doa itu. Semakin sering diucapkan, akan semakin besar pula kemungkinan untuk dikabulkan oleh Allah. Luar biasa bukan?

Begitulah kiranya sahabat, beberapa cara yang bisa kita praktekkan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jika kita berusaha mendekat pada-Nya, maka Allah akan lebih mendekat pula kepada kita. Jadi, jangan patah semangat ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!