Kisah Teladan Rasulullah Memilih Hidup Sederhana

0
562

Kekayaan atau materi merupakan salah satu hal yang sering menjadi tujuan bagian sebagian besar manusia dalam hidup ini. Hal ini juga yang menjadi penyebab rusaknya iman seseorang dikarenakan terlalu mengejar kepentingan duniawi yang berupa harta atau materi. Padahal jika bercermin pada kehidupan Rasulullah semasa hidupnya, beliau justru tidak pernah meminta kekayaan dan justru memilih untuk hidup sederhana. Padahal jika beliau meminta kekayaan pasti akan Allah kabulkan. Kisah teladan Rasulullah inilah yang patut menjadi contoh bagi kita umat manusia yang merupakan umat Rasulullah. Bukankah kekayaan atau materi bukanlah sesuatu yang kekal sobat cahaya islam? oleh karena itu, kita perlu mengetahui Kisah Teladan Rasulullah Memilih Hidup Sederhana

Kisah Teladan Rasulullah Memilih Hidup Sederhana

Mengapa Rasulullah Memilih Hidup Miskin?

Rasulullah bisa saja meminta kekayaan yang berlimpah jika beliau mau, namun Rasulullah justru meminta hidup miskin dan sederhana. Hal ini merupakan kisah teladan Rasulullah yang mana menjadi contoh bagi umatnya saat ini. Jika seorang sudah terbiasa hidup dengan kekayaan yang berlimpah dan suatu ketika ia jatuh miskin, maka ia tentu tidak akan siap karena terbiasa hidup enak. Sedangkan seorang yang telah terbiasa hidup miskin atau sederhana dan suatu ketika diberi kekayaan, maka ia akan bersyukur. Oleh karena itu, dalam islam dianjurkan untuk hidup sederhana seperti yang Rasulullah lakukan. Hal itu juga yang nantinya akan ditiru oleh umat Rasulullah, sehingga beliau ingin mengajarkan kepada umatnya untuk hidup sederhana.

Kisah teladan Rasulullah yang lebih memilih hidup sederhana atau miskin ini bukan tanpa alasan. Seperti yang dijelaskan pada hadist Tirmidzi 2275 :

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ وَاصِلٍ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعَابِدُ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ النُّعْمَانِ اللَّيْثِيُّ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِينًا وَأَمِتْنِي مِسْكِينًا وَاحْشُرْنِي فِي زُمْرَةِ الْمَسَاكِينِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ لِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّهُمْ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ قَبْلَ أَغْنِيَائِهِمْ بِأَرْبَعِينَ خَرِيفًا يَا عَائِشَةُ لَا تَرُدِّي الْمِسْكِينَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ يَا عَائِشَةُ أَحِبِّي الْمَسَاكِينَ وَقَرِّبِيهِمْ فَإِنَّ اللَّهَ يُقَرِّبُكِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ

Telah menceritakan kepada kami [‘Abdul A’la bin Washil Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Tsabit bin Muhammad Al ‘Abid Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Al Harits bin An Nu’man Al Laitsi] dari [Anas] bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa Salam membaca do’a: ALLAAHUMMA AHYINII MISKIINAW WA AMITNII MISKIINAW WAHSYURNII FI ZUMRATIL MASAAKIINI YAUMAL QIYAAMATI (Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan miskin dan wafatkanlah aku dalam keadaan miskin dan kumpulkanlah aku pada hari kiamat bersama golongan orang orang miskin), ‘A`isyah bertanya: Kenapa wahai Rasulullah? beliau menjawab: “Sesungguhnya mereka akan masuk surga empat puluh tahun lebih dahulu dari pada orang orang kaya, wahai A’isyah jangan kamu tolak orang orang miskin walaupun hanya dengan memberikan secuil kurma, wahai A’isyah cintailah orang orang miskin dan dekatilah mereka karena Allah akan mendekatkan padamu pada hari kiamat.” Abu Isa berkata: Hadits ini gharib.

Beginilah Yang Rasulullah Lakukan Sebagai Wujud Hidup Sederhana

Kisah teladan Rasulullah mengenai hidup sederhana ini tercermin dalam perbuatan beliau. Salah satunya adalah Rasulullah yang hanya memiliki satu mantel. Ketika itu ada segerombol orang yang ingin meminta atau mengambil mantel Rasulullah dengan memaksa. Namun kemudian Rasulullah mengatakan bahwa dirinya hanya memiliki satu mantel saja sehingga tidak dapat memberikan mantelnya. Hal ini menjadi salah satu kisah inspirasi Rasulullah yang mana sebagai wujud perbuatan beliau yang mengutamakan hidup sederhana dibandingkan harus hidup dengan kekayaan yang berlimpah. Hal ini dapat menjadi salah satu pelajaran yang dapat kita petik agar senantiasa hidup dengan sederhana.

Kisah teladan Rasulullah mengenai hidup sederhana juga tercermin dalam perbuatan Rasulullah yang bersedekah sampai harta yang beliau miliki habis. Rasulullah sangat senang menginfakkan harta yang dimilikinya, bahkan sampai ketika beliau tak lagi memiliki apa-apa untuk diberikan. Rasulullah bahkan merasa risau ketika harta yang dimilikinya masih belum beliau infakkan atau sedekahkan. Hal ini menjadi salah satu kisah inspiratif Rasulullah yang mengajarkan kita untuk hidup sederhana sekaligus tidak mengagungkan harta. Dari kisah ini juga dapat kita petik pelajaran bahwa sedekah tidak akan membuat seseorang menjadi miskin. Justru Allah SWT akan melipat gandakan rejeki yang Allah berikan kepada kita.

Jadi sobat cahaya islam, alasan kenapa Rasulullah lebih memilih hidup sederhana meski beliau bisa saja meminta kekayaan adalah karena orang-orang miskin akan masuk surga 40 tahun lebih dulu daripada orang-orang kaya. Itulah kenapa Rasulullah juga berpesan untuk kita menyayangi dan mengasihi orang-orang miskin. Dari kisah teladan Rasulullah tentang hidup sederhana ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa kekayaan bukanlah segalanya. Bahkan jika kita termasuk orang yang mampu atau orang kaya, maka hiduplah sederhana.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!