Keterbatasan Bukanlah Penghalang Kesuksesan

0
241

Assalamualaikum sobat cahaya Islami, kali ini cahaya Islami akan mengajak sobat untuk mendengar cerita hikmah Islami yang menggugah hati serta memberi inspirasi. Banyak sekali cerita-cerita yang terjadi di sekitar kita, ada cerita yang kurang enak didengar namun juga ada cerita yang mampu menggugah hati dan memberi motivasi bagi pendengarnya. Cerita hikmah Islami dibuat bukan untuk tujuan yang buruk sobat, melainkan untuk membuka mata hati kita bahwa disekitar kita masih ada orang yang benar-benar berjuang untuk meraih kesuksesan serta membuka mata hati kita bahwa dengan selalu yakin terhadap Allah dengan berdo’a dan berusaha maka tidak menutup kemungkinan bahwa kelak kita akan mendapatkan kebaikan serta kesuksesan di dunia maupun di akhirat. Adapun cerita yang akan kami ulas kali ini adalah Keterbatasan Bukanlah Penghalang Kesuksesan.

Keterbatasan Bukanlah Penghalang Kesuksesan

Nah untuk itu sobat kali ini kami akan berbagi cerita hikmah Islami yang mampu menggugah nurani serta membangkitkan motivasi mengenai kisah anak pedagang angkringan yang baru saja lulus dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan predikat terbaik. Langsung saja yuk simak uraian berikut ini sobat.

Anak pedagang angkringam yang menjadi lulusan terbaik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Perempuan gigih itu bernama Nurasih yang baru saja diwisuda pada tanggal 21 Oktober 2017 kemarin. Ia merupakan anak dari seorang Ibu Sujeti yang merupakan pedagang angkringan di Yogyakarta. Dengan segala keterbatasan ekonomi ia tetap gigih berjualan untuk meneruskan pendidikannya. Hingga akhirnya Allah memudahkan jalannya untuk melanjutkan studi ke bangku perkuliahan. Dengan mendapatkan beasiswa bidikmisi ia akhirnya dapat berkuliah sama dengan teman-temannya.

Namun ditengah keterbatasan ekonominya, ia tidak serta merta menggantungkan biaya kuliahnya melalui program bidikmisi yang ia dapatkan dari pemerintah. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan sarjana ia juga turut membantu orang tuanya dengan bekerja paruh waktu pada sebuah biro penyedia tiket perjalanan.

Nurasih merasa sangat senang ketika ia bisa melanjutkan studi ke jenjang perkuliahan serta dapat membantu orang tuanya. Dengan segala keterbatasan dan kesibukannya bekerja paruh waktu ia berhasil lulus dengan IPK 3.94 dan merupakan salah satu mahasiswa universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang mendapatkan predikat terbaik. Hal ini tentu membuat orang tuanya bangga, serta merasa bahwa janji Allah memang benar adanya sesuai dengan firmannya dalam Quran Surah Ar-rad 11

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia”.

Ayat itu nyata adanya, bahwa Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali kaum tersebut mengubah nasibnya sendiri. Hal ini sangat jelas dalam perjuangan Nurasih menempuh pendidikan. Nurasih berjuang dengan bertarung dengan beberapa calon mahasiswa penerima bidikmisi hingga akhirnya ia mampu mendapatnya.

cerita hikmah Islami tidak berakhir sampai disini saja sobat. Setelah mengetahui perjuangan Nurasih dalam melanjutkan pendidikan mari selanjutnya kita mengambil hikmah dari kisah sukses dibalik keterbatasan Nurasih. Adapun hikmah yang dapat kita ambil adalah sebagai berikut:

Beberapa hikmah Islami yang dapat dipetik dari kisah sukses Nurasih

Allah selalu memberikan jalan keluar kepada hambanya yang mau berusaha

Sesuai dengan firman Allah dalam Q.S Al-Insyirah 5-6

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”. Ayat tersebut sangat sesuai dengan cerita yang dialami Nurasih bahwa di tengah kesulitan ternyata ada kemudahan serta Allah memberikan kemudahan jalannya menempuh pendidikan karena ia selalu yakin dan tetap bersungguh-sungguh.

Allah selalu memberikan rezeki bagi hambanya yang betaqwa

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar”. Q.S. Ath-Thalaq 2

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. Q.S. Ath-Thalaq 3

Ayat tersebut juga merupakan salah satu dari hikmah dibalik kesuksesan yang dialami Nurasih bahwa Allah telah memberinya rezeki lewat beasiswa bidikmisi serta kemudahannya menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta hingga akhirnya ia dapat lulus dengan predikat mahasiswa terbaik.

Sekian sobat cerita hikmah Islami yang dapat kami sampaikan, semoga lewat cerita ini dapat menginspirasi sobat semuanya. Sampai jumpa di cerita-cerita hikmah berikutnya sobat, wassalamualaikum warahmatullah.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!