Kemurahan Puasa untuk Ibu Hamil

0
529

Agama itu mudah, agama itu mudah.

Pernahkah sobat mendengar ucapan tersebut? Sobat, adalah benar jika dikatakan menetapi agama itu mudah, apabila hati kita dilandasi rasa ikhlas, ridho, dan sakdermo thoat kepada aturan-aturan Allah SWT dan Rosul-Nya. Di dalam menetapi syariat Islam, kita diberikan banyak sekali bonus oleh Allah berupa lipatan pahala, rezeki yang dialirkan dengan tanpa cela, serta dengan rasa cukup dan senang yang Allah tumbuhkan dalam hati kita, dan lain sebagainya.

Allah juga memberikan banyak kemurahan bagi hamba-Nya dalam menetapi ibadah. Salah satu contohnya adalah dalam mengerjakan puasa di bulan Ramadhan yang merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap muslim. Dalam ayat-Nya, Allah memberikan kemurahan untuk tidak berpuasa pada beberapa golongan, di antaranya bagi para orang tua yang tidak mampu puasa, orang yang sakit yang tidak mungkin diharapkan kesembuhannya, para musafir, orang yang gila atau pikun, dan juga termasuk ayat tersebut menjadi rujukan ayat kemurahan puasa untuk ibu hamil.

Diperbolehkannya tidak berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui

…وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ…

“…dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankan puasa untuk membayar fidyah, yaitu dengan memberi makan seorang miskin…” (Q. S. Al Baqoroh: 184)

Di dalam Hadits Abu Dawud, Ibnu Abbas mengatakan, “Ayat ini merupakan kemurahan/rukhsoh bagi orang laki-laki dan perempuan yang sangat tua, keduanya menguat-nguatkan berpuasa, bahwasannya keduanya boleh tidak berpuasa dan masing-masing (mengganti) memberi makan satu orang miskin setiap harinya, demikian pula wanita yang hamil dan yang menyusui bayinya ketika (keselamatan) keduanya mengkhawatirkan.

Penjelasan lain tentang kemurahan puasa untuk ibu hamil diterangkan dalam Hadits Bukhori berikut ini.

Hasan dan Ibrahim berkata, “Perempuan yang menyusui atau hamil yang mengkhawatirkan (keselamatan) dirinya atau anaknya, maka boleh tidak berpuasa kemudian membayar hutang puasanya (di hari lain).

Nah sobat, demikian sudah jelaslah bagaimana hukum puasa untuk ibu hamil dalam Islam. Allah memberikan kemurahan puasa untuk ibu hamil dengan diperbolehkannya mengganti dengan membayar fidyah atau membayar hutang puasa di hari lain. Lalu, bagaimana jika tetap ingin berpuasa? Tentunya ini juga sangat diperbolehkan, asalkan sudah dipertimbangkan dengan baik dan sudah berkonsultasi dengan dokter. Nah bagi ibu hamil yang ingin tetap berpuasa di bulan Ramadhan, alangkah baiknya simak sedikit tips di bawah ini.

Perbanyak konsumsi cairan

Ibu hamil disarankan lebih banyak mengkonsumsi cairan seperti air putih atau air kelapa untuk menjaga kondisi tubuh dan juga rahim agar si ibu dan janin terhindar dari bahaya dehidrasi. Selain itu, air kelapa juga berfungsi sebagai anti penyakit karena memiliki kandungan asam laurat yang melimpah, sebagaimana yang terkandung dalam ASI, dan berperan sebagai antibakteri dan antivirus sehingga akan selalu menjaga kesehatan ibu dan janin. Sedangkan untuk tambahan vitamin, ibu hamil juga dapat meminum jus buah ketika berbuka atau sahur.

Kurangi makanan manis dan pedas

Makanan atau minuman manis dapat menaikkan kadar gula serta insulin dalam darah, yang dapat membuat tubuh lemas saat berpuasa, sedangkan makanan pedas dapat meningkatkan produksi asam lambung serta melukai usus. Oleh karena itu, terutama untuk ibu hamil, makanan-makanan tersebut harus dihindari saat berpuasa.

Perbanyak konsumsi buah dan sayur

Umumnya, ibu hamil sering mengalami sembelit yang jika dibiarkan akan sangat mengganggu terutama ketika berpuasa. Dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, kesehatan pencernaan ibu dan janin dapat terjaga. Beberapa buah yang baik untuk ibu hamil di antaranya adalah buah naga, kurma, apel, jambu air, strawberry, serta delima. Buah-buahan tersebut memiliki banyak manfaat tersendiri bagi ibu yang sedang mengandung. Salah satu contohnya, kebaikan buah delima untuk ibu mengandung adalah memberikan sistem imun bagi ibu dan janin, membantu perkembangan otak janin, menghindarkan dari peradangan, mencegah kram kaki, dan sebagainya.

Beristirahat yang cukup dan hindari stress berlebih

Puasa akan terasa lebih mudah apabila pikiran dan tubuh berada dalam kondisi yang prima. Oleh karenanya, terutama untuk ibu hamil supaya diusahakan menghindari stress yang berlebih dengan cara menjalankan puasa dnegan perasaan ringan dan bahagia, serta mengatur pola istirahat yang cukup.

 

Sahabat, demikianlah sedikit ulasan mengenai kemurahan puasa untuk ibu hamil serta sedikit tips bagi ibu hamil yang ingin berpuasa. Semoga bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!