Kajian Islam Tentang Wasiat

0
872

Untuk umat islam, wasiat memang tidak asing dan bagi muslim wasiat bukan hanya sekedar yang menyangkut tentang masalah harta-benda. Selain itu, dalam islam wasiat itu juga memiliki pesan moral untuk umat islam. Kajian Islam Tentang Wasiat ini, Islam telah mengajarkan dalam Qur’an Surat Al-Ashr ayat 3 diterangkan;

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ – 103:3

Dimana umat islam diwajibkan untuk berwasiat dalam hal kebaikan dan kesabaran. Dengan demikian, kajian islam yang berkaitan dengan wasiat. Wasiat itu sendiri dalam arti khusus merupakan pesan yang disampaikan orang yang hendak meninggal kepada orang lain baik keluarga maupun orang lain.

Kajian Islam Tentang Wasiat

Melihat dalam surat Al-ashr ayat 3 diatas, maka kajian islam tentang wasiat ini penting khususnya dalam hal kebajikan. Didalam islam sendiri, wasiat dibagi menjadi dua. Yang pertama adalah permintaan kepada orang yang akan meninggal kepada orang-orang yang masih hidup untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan suatu pekerjaan seperti membayar hutang, memulangkan barang yang dipinjam, dan lain sebagainya. Sedangkan hal pengertian yang lain adalah wasiat yang berbentuk harta benda yang diberikan kepada seseorang dan dilaksanakan setelah si pemberi wasiat meninggal dunia.

Untuk melakukan suatu wasiat, sobat cahaya islam juga perlu memenuhi beberapa syarat yang sah sehingga wasiat tersebut bisa dilakukan dengan baik. Syarat pertama adalah yang diberi wasiat haruslah orang muslim dan juga berakal sehat. Kajian islam tentang wasiat ini memang penting agar masyarakat muslim agar bisa melakukan wasiat dengan baik dan benar. Kajian wasiat dalam islam juga memberikan syarat yang kedua yaitu tidak boleh berwasiat dalam hal haram. Contohnya adalah membagikan harta benda untuk kegiatan kejahatan. Dengan kata lain, wasiat akan gugur atau batal atau tidak perlu dilaksanakan jika wasiat itu ditujukan untuk melakukan hal-hal maksiat atau keburukan.

Syarat sah pemberian wasiat

Kajian wasiat dalam islam, juga memberikan syarat lain yang wajib dilakukan dalam pemberian wasiat. Sobat cahaya islam, kajian islam mengajarkan tentang wasiat bahwa untuk berwasiat tentang harta kekayaan tidak boleh diberikan semuanya untuk seseorang jika memiliki ahli waris. Dalam ketentuan hukum islam, orang yang memiliki ahli waris tidak boleh mewasiatkan lebih dari sepertiga harta yang dimilkinya. Namun jika tidak memiliki ahli waris atau ahli waris mengijinkan untuk mewasiatkan seluruh harta bendanya, maka hal itu diperbolehkan.

Kajian islam tentang wasiat ini bisa dilihat dari beberapa contoh termasuk sebelum wafatnya nabi SAW dimana beliau mewasiatkan kepada seluruh umat islam untuk berpegang teguh terhadap Al qur’an dan al Hadist sebagai pedoman hidup, Rasulullah SAW berfirman Aku tinggalkan kepada kamu (umatku) dua perkara. Jika kamu berpegang teguh kepada keduanya maka niscaya kamu tidak akan tersesat untuk selama-selamanya. (Dua perkara itu adalah) Alquran dan sunah,” (HR Muslim). Dengan kata lain, wasiat dalam islam sangat dekat dan tidak bisa dipisahkan lagi. Oleh karena itu, dalam al qur’an dan al haditS juga memberikan penjelasan tentang wasiat atau hal yang berkenaan dengan wasiat.

Sobat cahaya islam, dalam Kajian islam wasiat ini penting terlebih untuk masalah kebajikan. Hukum menyampaikan wasiat itu sendiri tergantung pada si pemberi wasiat. Untuk orang yang memiliki hutang, maka wasiat untuk mengembalikan hutang adalah wajib. Sedangkan bagi orang yang memiliki harta yang melimpah, melakukan wasiat adalah sunah atau sangat dianjurkan. Kemudian wasiat bisa menjadi makruh jika harta yang dimiliki seseorang tersebut sedikit atau orang tersebut bisa dikatakan pas-pasan. Dengan demikian sobat cahaya islam, islam sebagai agama sempurna benar-benar mengatur bagaimana penganutnya dalam melaksanakan tugas duniawi maupun ukhrawi.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!