Kajian Islam Tentang Pernikahan Yang Berkah Sesuai Syariat Islam

0
941

Pernikahan merupakan suatu kebahagiaan bagi setiap pasangan. Selain sebagai penyempurna agama, pernikahan juga menjadi cara atau langkah untuk menghindari perbuatan dosa seperti berzina. Pernikahan semata-mata bukanlah untuk mencari kebahagiaan duniawi saja. Namun juga untuk mewujudkan kebahagiaan dalam pernikahan yang penuh berkah sesuai dengan syariat islam. Pernikahan merupakan anjuran yang harus dilaksanakan, seperti yang dijelaskan pada hadist berikut ini :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ مَيْمُونٍ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي وَتَزَوَّجُوا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمْ الْأُمَمَ وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ

Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al Azhar] berkata, telah menceritakan kepada kami [Adam] berkata, telah menceritakan kepada kami [Isa bin Maimun] dari [Al Qasim] dari [‘Aisyah] ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Menikah adalah sunnahku, barangsiapa tidak mengamalkan sunnahku berarti bukan dari golonganku. Hendaklah kalian menikah, sungguh dengan jumlah kalian aku akan berbanyak-banyakkan umat. Siapa memiliki kemampuan harta hendaklah menikah, dan siapa yang tidak hendaknya berpuasa, karena puasa itu merupakan tameng.” [1]

Kajian Islam Tentang Pernikahan Yang Berkah Sesuai Syariat Islam

Pernikahan Bukanlah Ajang Pamer atau Gengsi

Pernikahan merupakan salah satu langkah untuk menyempurnakan agama sekaligus menjalin hubungan antara laki-laki dan perempuan dengan halal yang diridhoi oleh Allah SWT. Lalu apa pendapat sobat cahaya islam mengenai pernikahan yang berkah? Pernikahan bukanlah ajang untuk pamer atau meninggikan gengsi yang seringkali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, kajian islam tentang pernikahan menjelaskan bahwa pernikahan tidak harus dilakukan dengan mewah dan menghabiskan biaya yang banyak. Justru pernikahan yang berkah akan tercipta dengan kesederhanaan namun memiliki tujuan untuk meminta ridho Allah serta dilakukan sebagai salah satu bentuk ibadah. Bukan hanya semata-mata dilakukan untuk ajang pamer atau gengsi saja. Hal ini tentu tidak akan membawa pernikahan pada keberkahan.

Mewujudkan Pernikahan Yang Berkah Sesuai Syariat Agama Islam

Dalam kajian islam tentang pernikahan dijelaskan bagaimana cara agar dapat menjadikan pernikahan sebagai sesuatu yang membawa keberkahan. Setiap orang tentu mengharapkan kehidupan pernikahan yang berkah dan juga pernikahan yang akan membawa kehidupan anda kepada kebaikan terutama dalam hal agama. Hal yang pertama untuk dapat mewujudkan hal tersebut adalah meluruskan niat terlebih dahulu. Niat yang dibangun sebelum pernikahan akan sangat menentukan perjalanan kehidupan setelah pernikahan tersebut terlaksana. Jadi untuk sobat cahaya islam yang menginginkan pernikahan yang penuh berkah maka berniatlah untuk melaksanakan pernikahan sebagai ibadah kepada Allah sekaligus menjalankan apa yang disunnahkan oleh Rasulullah.

Banyak kajian islam tentang pernikahan yang menjelaskan mengenai bagaimana cara mewujudkan pernikahan yang berkah dan bahagia. Selain yang disebutkan diatas, yaitu meluruskan niat maka hal yang selanjutnya perlu dipersiapkan adalah mempelajari ilmu mengenai syariat agama sebagai persiapan untuk menuju pernikahan. Ilmu syariat ini yang nantinya akan menjadi bekal pasangan suami istri untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan agama dalam kehidupan pernikahan. Jika kita tidak memiliki bekal ilmu syariat agama maka bagaimana cara kita mewujudkan pernikahan yang berkah? Dalam kajian islam mengenai pernikahan, hal ini juga menjadi salah satu faktor yang penting untuk mewujudkan pernikahan yang penuh berkah.

Kajian islam tentang pernikahan juga menyebutkan bahwa memilih pasangan juga menjadi salah satu cara untuk dapat mewujudkan pernikahan yang berkah. Hal ini berkaitan dengan keshalihan pasangan atau pilihan anda. Seperti yang dijelaskan di dalam Al-Qur’an :

لْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). [2]

Jika anda memilih pasangan hanya berdasarkan materi, fisik atau hal lainnya tanpa melihat keagamaan yang dimiliki oleh calon pasangan anda, anda mungkin tidak akan dapat mewujudkan pernikahan yang berkah tentunya. Oleh karena itu, sangat penting mengutamakan keagamaan atau keshalihan calon pasangan agar dapat mewujudkan pernikahan yang penuh berkah dan tentunya bahagia bukan hanya dari segi duniawi saja.

Itulah kajian islam tentang pernikahan yang berkah yang perlu sobat cahaya islam perhatikan. Untuk mewujudkan pernikahan yang berkah tentu banyak hal yang harus dilakukan, mulai dari niat yang harus diluruskan hingga ketika hendak memilih calon pasangan. Jangan sampai mengikuti nafsu semata dalam menjalankan sebuah pernikahan. Namun sebagai seorang yang beragama islam, anda juga harus memiliki bekal ilmu syariat untuk nantinya dibawa ke dalam kehidupan pernikahan anda. Jangan lupa juga memilih pasangan yang mampu membawa anda kepada kebaikan dan surga. Semoga kajian islam mengenai pernikahan ini dapat menjadi inspirasi untuk mempersiapkan diri mewujudkan pernikahan yang berkah.

[1] H.R. Ibnu Majah Nomor 1836

[2] surat An-Nur Ayat 26

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!