Kajian Islam: Larangan Bunuh Diri dan Putus Asa

0
1066

Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan oleh satu video viral dari seseorang lelaki bernama Pahinggar Indrawan melakukan LIVE video yang terlampau nekat, yakni mengakhiri hidupnya sendiri dengan melakukan gantung diri di sebuah rumah kosong di daerah Ciganjur. Menurut beberapa sumber yang tim Cahayaislam temukan. Banyak yang mengatakan bahwa perbuatan itu dilakukan olehnya ditengarai karena permasalahan keluarga dari korban.

Sungguh sebuah keputusan yang dangkal dan tidak dibenarkan oleh Agama untuk mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Dalam islam sendiri kita bisa melihat beberapa ayat yang ada dalam Al Qur’an dimana kita tidak diperbolehkan untuk berputus asa. Dalam Al Quran kita dianjurkan untuk percaya kepada Allah. Rasulullah sendiri pun melaknat orang yang berputus asa dan bahkan naudzubillahi mindzalik menempuh jalan cepat dengan bunuh diri.

Orang yang berputus asa merupakan orang yang kufur

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Dalam penggalan ayat Yusuf 87 yang menceritakan dimana Nabi Ya’qub AS merasa sedih karena anak kedua yang paling ia sayangi setelah Nabi Yusuf AS ternyata ditahan di negara Mesir oleh penguasa disana (yang sebenarnya adalah Yusuf AS sendiri). Di akhir nukilan ayat tersebut tersemat kalimat “Dan janganlah kalian berputus asa pada rahmat dari Allah, sungguh tidaklah berputus-asa pada rahmat Allah, kecuali mereka kaum yang kufur”

Dalam ayat tersebut dijelaskan dengan gamblang bahwa kita tidak boleh menyerah dan putus asa pada rahmat Allah. Allah itu adalah dzat yang maha segala-galanya. Bila kita menemui masalah pelik, kembalikan semuanya kepada Allah, mendekatlah dengan Allah dan percaya bahwa Allah akan membantu kita melewati masalah-masalah itu.

Beratnya siksa orang yang bunuh diri

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ سُلَيْمَانَ، قَالَ سَمِعْتُ ذَكْوَانَ، يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ، فَهْوَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ، يَتَرَدَّى فِيهِ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا، وَمَنْ تَحَسَّى سَمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ، فَسَمُّهُ فِي يَدِهِ، يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا، وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ، فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ، يَجَأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا ‏”

Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang menerjunkan dirinya dari gunung, maka dia telah menerjunkan diri ke jahannam. pula barangsiapa minum racun, maka racunnya itu akan berada di tangannya dan akan diminumnya jahannam. Dan barangsiapa membunuh dirinya dengan senjata tajam, maka senjata tajam itu akan ada ditangannya dan melukai dirinya di jahanam, kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya”

Banyak kasus dimana orang akhirnya mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dengan alasan yang kebanyakan sama: untuk lari dari permasalahan pelik yang menimpa hidupnya (baik asmara, keluarga, ekonomi dan banyak lagi). Mereka yang melakukan bunuh diri berharap dengan mereka meninggalkan kehidupan, maka mereka tidak akan merasakan penderitaan dan permasalahan itu lagi.

Namun itu adalah hal yang SALAH BESAR! – Dengan membunuh diri mereka sendiri, menurut hadits diatas dijelaskan bahwa itu merupakan awal dari segala kepedihan yang kekal abadi di Jahanam yang akan mereka rasakan selamanya.

Banyak alim ulama menjelaskan bahwa metode bunuh diri yang dilakukan oleh orang tersebutlah yang akan menjadi jenis siksaan untuknya di neraka Jahanam kelak. Seperti dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari 5778 diatas. Mereka yang terjun dari gunung akan menyiksa dirinya dengan cara yang sama di akhirat kelak, mereka yang meminum racun akan merasakan rasa sakit yang sama berulang-ulang kelak, mereka yang gantung diri akan menggantung diri mereka lagi dan lagi besok di hari pembalasan.

Jadi, sobat Cahayaislam yang diridhoi oleh Allah. Mari kita bersama-sama lebih banyak mendekat kepada Allah. Hilangkan pikiran-pikiran pendek yang jauh dari rahmat Allah. Bunuh diri bukanlah solusi atas segala masalah. Bunuh diri bahkan merupakan satu kemelut awal dari penderitaan tiada akhir yang akan dilalui di akhirat kelak. Tetap semangat dan semoga Allah selalu memberikan rahmat-Nya kepada kita. Amiin

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!