Jangan Melalaikan Shalat: Kisah Nabi Sulaiman dan Kuda-kudanya

0
3581

Tak jemu-jemu tim Cahayaislam selalu berusaha untuk mengingatkan diri sendiri dan sobat Cahayaislam semuanya untuk tidak melupakan kewajiban-kewajiban kita sebagai orang islam yang beriman, terutama Shalat. Jangan melalaikan shalat karena Shalat merupakan ibadah wajib yang tidak ada orang islam yang beriman di dunia ini yang boleh meremehkannya. kami telah mengulas tentang hukum dan ancaman-ancaman bila kita lalai untuk melaksanakannya pada artikel-artikel kami yang lain (disini).

Jangan melalaikan shalat karena itu merupakan tolok ukur keimanan seseorang dan shalat merupakan amalan yang pertama kali akan dihisab (dihitung) di akhirat kelak. Agar nasihat agar tidak lalai pada kewajiban orang islam yang satu ini, kami akan membawakan satu kisah Nabi Sulaiman dan kuda-kudanya yang akan memberikan anda hikmah tentang seberapa pentingnya shalat bagi orang-orang islam yang mengharapkan rahmat dan surga Allah.

Kisah Nabi Sulaiman yang lalai shalat Ashar karena Kuda-kudanya

Ketika didatangkan beberapa kuda yang indah disore hari atas Sulaiman. Dan Sulaiman berkata: sesungguhnya waktu itu aku menyukai keindahan (kuda-kuda) daripada senangnya pada ingat Allah, sehingga menutupilah beberapa laing-aling terhadap matahari (habis waktu shalat Ashar). Maka mendatangkanlah kalian pada kuda-kuda itu, dan bertindaklah Nabi Sulaiman dengan memotong betis dan leher kuda-kuda tersebut. – Sesungguhnya Allah telah memberikan ujian kepadanya (Sulaiman), dan menjatuhkanlah dirinya (Sulaiman) dari takhtanya sembari meminta ampun (bertaubat) kepada Allah. – Sulaiman berdoa kepada Allah: Wahai Tuhanku, semoga engkau mengampuni hambamu, dan anugerahkanlah kerajaan yang tidak ada orang dibumi ini yang pantas mendapatkannya kecuali hambamu ini. Sesungguhnya Engkau adalah yang maha pemberi. (Qur’an Surat Shod’ 31 – 35)

Dalam nukilan surat shod tersebut dikisahkan bahwasanya Nabi Sulaiman mendapatkan beberapa kuda yang indah pada suatu sore. Karena beliau sangat senang pada kuda-kuda tersebut dan merawatnya serta melatihnya terus menerus hingga beliau tidak sadar melupakan ibadah shalat Ashar. Karena menyadari kelalaiannya, Nabi Sulaiman memerintahkan para pelayannya untuk membawa kuda-kuda yang indah tersebut kehadapannya dan kemudian dengan tanpa keraguan sedikitpun, nabi Sulaiman menyembelih kuda-kuda itu karena membuatnya lupa kewajibannya kepada Allah.

Apa yang bisa kita ambil dari cerita diatas

Tentu saja apa yang bisa kita ambil dari kisah nabi Sulaiman dan kuda-kudanya diatas adalah bahwa shalat merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena shalat pada dasarnya adalah aktifitas kita untuk mengingat Allah. Bukankan kita manusia dan jin diciptakan di dunia ini untuk beribadah? Maka dari itu, janganlah kita beralasan bahwa kita sibuk atau memiliki banyak pekerjaan sebagai dalih lalainya shalat kita.

Jangan melalaikan shalat, karena Nabi Sulaiman saja langsung dengan tegas melenyapkan kuda-kuda indah yang disukainya tersebut karena menjadi penyebab lalainya dia untuk Shalat. Tanyakan pada diri anda? Apakah anda akan melakukan hal yang sama? Bila pekerjaan anda atau hobby anda menyebabkan anda lalai dalam melaksanakan ibadah shalat, maka apakah anda siap untuk bersikap tegas pada hal itu? – marilah kita sama-sama introspeksi diri dan lebih menertibkan lagi dalam ibadah shalat, baik waktunya maupun rukun-rukunnya. Semoga menginspirasi ya sobat Cahayaislam!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!