Hukuman Bagi Laki-Laki Yang Dengan Sengaja Meninggalkan Sholat Jum’at

0
671

Sering kita dengar dalam ceramah agama pada sholat jum’at adalah sholat yang wajib dikerjakan bagi laki-laki muslim setelah sholat fardhu. Dan tidak diwajibkan bagi seorang perempuan, budak/hamba sahaya, orang sakit dan anak-anak yang belum baligh. Kemudian bagaimana hukuman bagi laki-laki yang dengan sengaja meninggalkan sholat jum’at ? karena hukumnya wajib bagi kaum muslim laki-laki, maka bagi mereka kaum muslim laki-laki yang meninggalkannya tanpa sebab akan mendapat dosa. Dan hal ini telah sangat jelas diperintahkan oleh Alloh melalui firmanNya yaitu :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.“ [1]

Hukuman Bagi Laki-Laki Yang Dengan Sengaja Meninggalkan Sholat Jum’at

Selain mendapat dosa, maka hukum bagi laki-laki yang tidak sholat jum’at adalah mendapat siksa dunia akhirat. Mengapa demikian? berdasarkan banyak riwayat hadits dalam kajian islam, bagi siapa saja laki-laki muslim yang dengan sengaja meninggalkan sholat jumat sebanyak 3 kali berturut-turut maka hatinya seperti orang munafik. Ciri orang munafik adalah ia mengingkari apa yang sebenarnya ia ketahui. Sebagai seorang muslim pastinya sadar betul dan juga mengetahui bahwa hukum melaksanakan sholat jum’at bagi laki-laki adalah wajib. Namun karena hatinya sudah terlanjur disibukkan dengan urusan dunia maka ia meninggalkan sholat jum’at yang merupakan kewajibannya. Dan hukum orang munafik adalah akan masuk neraka, jika ia tidak segera bertaubat.

Apabila hati manusia yang telah ternoda dengan dosa sebesar dzarah, jika noda tersebut tidak segera dibersihkan, pastinya lama-kelamaan dosa tersebut akan menjadi membesar dan menutup hati tersebut. Begitupun dengan orang yang lalai dengan sholat jum’at, hatinya akan tertutup dengan dosa. Setelah ia terlena dengan tipu daya dunia seperti orang munafik, maka hukum bagi laki-laki yang tidak sholat jum’at adalah Alloh akan mengunci mati hatinya. Dan hukuman ini telah disabdakan oleh rosululloh :

و حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو تَوْبَةَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ وَهُوَ ابْنُ سَلَّامٍ عَنْ زَيْدٍ يَعْنِي أَخَاهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْحَكَمُ بْنُ مِينَاءَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ وَأَبَا هُرَيْرَةَ حَدَّثَاهُ أَنَّهُمَا سَمِعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى أَعْوَادِ مِنْبَرِهِ لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمْ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنْ الْغَافِلِينَ

Dan telah menceritakan kepadaku [Al Hasan bin Ali Al Hulwani] telah menceritakan kepada kami [Abu Taubah] telah menceritakan kepada kami [Mu’awiyah] yaitu Ibnu Sallam dari [Zaid] yakni saudaranya, bahwa ia mendengar [Abu Sallam] ia berkata, telah menceritakan kepadaku [Al Hakam bin Mina`] bahwa [Abdullah bin Umar] dan [Abu Hurairah] keduanya telah menceritakan kepadanya, bahwa keduanya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda di atas mimbarnya: “Hendaklah orang yang suka meninggalkan shalat Jum’at menghentikan perbuatannya, ataukah mereka ingin Allah membutakan hati mereka, dan sesudah itu mereka benar-benar menjadi orang yang lalai.” [2]

Hati yang oleh Alloh telah dikunci mati akan terasa gelap dan sulit sekali menerima petunjuk kebenaran. Ia akan menjadi sangat susah untuk dinasehati dalam hal kebaikan. Berjuta-juta nasehat yang ditujukan kepadanya hanyalah dianggap angin lalu dan sungguh tidak memberi manfaat sama sekali. Jadi hukuman bagi laki-laki yang dengan sengaja tidak sholat jum’at adalah orang tersebut akan susah atau bahkan tidak dapat menerima petunjuk kebenaran sehingga terus bergelimang dosa yang akan menyebabkan sengsara dunia akherat. Na’udzubilah mindzalik.

Dalam kajian islam yang selanjutnya mengenai hukum bagi laki-laki yang tidak sholat jum’at berikutnya adalah Alloh akan menutup pintu taubat. Jika seorang muslim laki-laki terus-terusan lebih memilih kesibukan dunianya dari pada sholat jum’at, maka hukuman yang paling parah adalah tertutupnya pintu taubat. Dan ini berarti, hukuman tersebut sama persis dengan hukuman bagi iblis yang mengingkari Alloh sehingga kekal di neraka.

Alasan diperbolehkan meninggalkan sholat jum’at

Hukum bagi laki-laki yang tidak sholat jum’at dengan sengaja memang sangat menakutkan. Oleh karena itu, apabila tidak ada alasan yang memang darurat, hendaknya laki-laki muslim selalu datang ke masjid untuk melaksanakan sholat jum’at berjamaah. Ada beberapa alasan yang seorang laki-laki muslim dapat meninggalkan sholat jum’at yaitu ketika seorang muslim sedang safar dan tidak menemukan masjid dalam perjalanan misal di laut , dan sedang dalam kondisi sakit yang tidak memungkinkan untuk datang ke masjid.

Demikianlah ulasan sedikit mengenai hukum laki-laki yang tidak sholat jum’at. Mengingat begitu menyeramkan hukuman meninggalkan sholat jum’at bagi laki-laki. Maka marilah kita berdo’a bersama kepada Alloh agar diberi kemudahan dan hati yang ringan untuk melaksanakan perintah Alloh termasuk dalam hal sholat jum’at beserta berdo’a agar diberi kekuatan untuk meninggalkan larangan Alloh.

[1] (Q.S Al Jumu’ah : 9)

[2] HR. Muslim 1432 (shahih)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!