Hati-hati! Hal Ini Bisa Merusak Keislaman Anda! (Part 2)

0
510

Halo sobat cahayaislam yang dirahmati oleh Allah. Alhamdulillah kita diberi kesempatan lagi oleh Allah untuk bertemu kembali dalam artikel yang lain. Pada pembahasan perihal hal yang merusak islam sebelumnya yang membahas tentang amalan yang tercampur dengan syirik (DISINI). Tim cahayaislam sudha berjanji akan melanjutkan pembahasan hal tersebut di kesempatan lain. Untuk itu tanpa membuang-buang waktu lebih lama lagi, yuk langsung simak saja beberapa hal lain yang bisa merusak keislaman seseorang.

Memiliki kecondongan kepada orang-orang Jahiliyah dan Kufur

Toleransi antar umat beragama memang suatu hal yang baik untuk dilakukan karena kita merupakan makhluk sosial. Namun, kita tetap perlu memperhatikan porsi dari toleransi tersebut. Tim cahayaislam tidak bermaksud memberikan provokasi perpecahan atau yang semisalnya, namun kami hanya mencoba untuk memberikan nasihat agar kita tetap bisa menjaga diri dalam kehidupan sosial kita.

Maksud ‘memiliki kecondongan’ kepada orang jahiliyah atau kufur disini adalah kecondongan yang mengarah kepada keburukan. Jangan sampai karena anda bermaksud bertoleransi kepada mereka, malah membuat anda lalai pada kewajiban sebagai orang islam. Jangan menumbuhkan rasa cinta kepada kaum kafir, musyrik, dan jahiliyah dengan cara mengidolakan, meniru atau bahkan lebih parahnya sampai menganggap agama mereka lebih indah, baik dan manusiawi daripada islam. Hal ini diterangkan dalam surat Al Midah 51 dan An Nisa 139.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Wahai orang-orang yang beriman, jangan sampai kalian menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai kekasih satu sama lain, dan siapapun diantara kalian yang mengasihi mereka maka ia termasuk dalam golongan mereka dan Allah tidak mengasihi orang-orang yang berbuat dzalim

الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا

Orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi kekasih dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kemulyaan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah

Memiliki kebencian pada peraturan dan Ketetapan Allah dan Rasul

Hal lain yang bisa membuat kerusakan pada islam kita adalah memiliki rasa benci pada peraturan dan ketetapan Allah. Hal ini banyak sekali terjadi pada realita. Banyak orang islam-ktp yang “pilih-pilih” pada hukum Allah. Ketika mereka menemukan hukum yang tidak memberatkan pada mereka, maka mereka mau menta’atinya. Namun giliran mereka mendapati peraturan dan ketetapan Allah yang tidak menyenangkan atau memberatkan mereka. Kemudian mereka berpaling dan tidak mau menerimanya.

Kita sebagai orang islam yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasul haruslah menghilangkan barang sekecil apapun kebencian pada peraturan dan syariat islam, Karena itu merupakan representasi rusaknya keislaman kita. Membenci peraturan dan ketetapan Allah ini termasuk juga seperti menganggap remeh ayat-ayat Allah dan Sunnah Rasul karena mungkin secara pemikiran dinilai tidak rasional.

Contoh-contoh konkret hal seperti ini adalah misalnya seorang muslimah yang tahu wajibnya berjilbab, tetapi masih enggan menggunakannya. Orang yang diwajibkan haji karena sudah mampu tetapi selalu beralasan dan menunda hajinya. Orang yang sudah tahu tentang larangan berzina, namun masih mengedepankan hawa nafsunya, dan masih banyak lagi.

وَالَّذِينَ كَفَرُوا فَتَعْسًا لَهُمْ وَأَضَلَّ أَعْمَالَهُم ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْْ

Dan mereka orang yang kafir, maka celakalah bagi mereka dan Allah menyesatkan amal-amal mereka. Demikianlah itu adalah karena sejatinya mereka membenci kepada apa yang diturunkan oleh Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) pada amal-amal mereka. (Surat Muhammad 7-8)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!