Hadist Arbain Nawawi Nomer 16 “Jangan Mudah Marah”

0
564

Di dalam hadist arbain nawawi, berisi berbagai hadist tentang kehidupan sehari-hari manusia. Yang bisa dijadikan pedoman dalam hidup. Untuk kesempatan kali ini, kita akan membahas Hadist Arbain Nawawi Nomer 16 “Jangan Mudah Marah”.

Hadist Arbain Nawawi Nomer 16 “Jangan Mudah Marah”

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم أَوْصِنِي. قَالَ: لَا تَغْضَبْ، فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: لَا تَغْضَبْ” .

“Dari Abu Hurairah radhiyAllahu ‘anhu, bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi ShallAllahu alaihi wa sallam : “ Berilah wasiat kepadaku”, Sabda Nabi ShallAllahu’ alaihi wa sallam: “janganlah engkau mudah marah”, maka diulanginya permintaan itu beberapa kali, sabda beliau “janganlah engkau mudah marah”.

Larangan Untuk Mudah Marah Dan Selalu Bersabar

Dari hadist arbain nawawi diatas, terdapat banyak sekali tafsiran. Bisa jadi laki-laki yang meminta wasiat kepada nabi Muhammad SAW, adalah seseorang yang sering marah-marah. Sehingga nabi Muhammad SAW, memberikan nasihat untuk jangan marah. Rosullullah SAW memang selalu menganjurkan untuk bersabar dan tidak mudah marah. Bahkan di Al Qur’an, anda banyak ayat yang menjelaskan tentang sabar dan keutamaan orang bersabar,

Bahkan Rosullullah SAW selalu memuji seseorang yang bisa menjaga hawa nafsunya untuk marah. Nabi Muhammad bersabda “ bukanlah dikatakan orang yang kuat karena dapat membanting lawannya tetapi orang yang kuat ialah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya di waktu marah”. Ketika kita marah, akan lebih banyak kerugiaannya dibandingkan keuntungan. Orang yang mudah marah, malah akan memberikan hal buruk pada dirinya, memberikan perseteruan, perselisihan, rasa dengki, dendam dan penyakit hati lainnya. oleh karena itu, kita memang dilarang untuk jangan mudah marah. Hal ini dijelaskan dengan rinci di hadist arbain nawawi.

Bahkan Allah SWT menjanjikan, kebaikan yang begitu banyak dan hak untuk memilih bidadari jika mampu menahan amarahnya. Marah itu datangnya dari setan. Oleh karena itu, kita harus mencegah dan mengendalikannya. Jangan sampai setan menguasai diri kita. Mungkin kita tahu, ada banyak sekali pertengkaran yang terjadi karena disebabkan oleh marah. Marah oleh suatu hal, kemudian melampiaskan ke orang lain dan akhirnya menciptakan perpecahan. Kalau kita bisa menjaga keinginan untuk marah, semuanya akan lebih baik dan damai. Tidak ada pertengkaran sama sekali. Kita harus bisa mengamalkan isi dari hadist arbain nawawi diatas.

Ketika kita merasa akan marah, segera ambil air wudhu dan ucapkan “audzuubillaahi minas syaithanirrajim” Ini akan membantu menghilangkan rasa marah. Teruslah beristighfar, sehingga kita bisa mengendalikan rasa marah dengan lebih mudah. dalam hadist arbain nawawi sudah dijelaskan dengan gamblang, bahwa kita dilarang untuk marah dan jangan pernah marah. Belajarlah untuk mengendalikan hawa nafsu untuk marah, sehingga semuanya akan lebih baik. Marah tidak akan memberikan kebaikan tapi malah keburukan. Bahkan bisa membuat celaka dan memperburuk keadaan. Semua masalah di dunia ini, banyak yang disebabkan oleh rasa marah dan tidak bisa mengendalikannya.

Marah dan tegas adalah suatu hal yang berbeda. Kita boleh tegas dengan suatu hal, tapi kita dilarang untuk bermarah-marah, bersabarlah karena sabar sebagian dari iman. Akan ada banyak sekali kebaikan yang kita dapatkan jika kita mampu untuk bersabar dan menahan hawa nafsu untuk marah. Jika memang tidak bisa menahannya, pergilah dari perkara tersebut dan tenangkan diri anda sendiri. Itulah sedikit penjelasan tentang hadist arbain nawawi nomor 16. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda. amiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!