Gambaran Siksaan Paling Ringan Di Neraka, Menakutkan Sekali

0
591

Dalam setiap agama, surga dan neraka selalu tergambar dan menjadi tujuan kita setelah kita meninggalkan dunia ini. Sama seperti agama Islam, surga dan neraka telah tergambar pada agama kita ini. Sahabat Cahaya Islam, gambaran neraka memang sangat menyakitkan, terlebih lagi neraka Jahanam, dimana menjadi neraka yang paling berat siksaannya. Sama seperti surga, neraka juga memiliki 7 tingkatan, namun semakin tinggi tingkatan neraka semakin berat pula siksaan yang akan diterima. Sebelum membayangkan neraka terberat, sebaiknya kita mengetahui siksaan paling ringan di neraka. Bila para sahabat telah tergambarkan siksaan paling ringan, tentu telah tergambar pula siksaan terberat dineraka nantinya bukan?

Gambaran Siksaan Neraka

 أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَنْتَعِلُ بِنَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ يَغْلِي دِمَاغُهُ مِنْ حَرَارَةِ نَعْلَيْهِ

Para sahabat, gambaran neraka dengan siksaan paling ringan seperti hadits yang diatas adalah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasululloh SAW menyebutkan bahwa “Sungguh, penduduk neraka yang paling ringan siksaannya, dia memakai dua sandal api yang mana otaknya mendidih disebabkan panasnya kedua sandalnya.” (HR Muslim no. 311). Dapat dibayangkan sahabat, ketika kita memakai sandal refleksi saja sakitnya luar biasa apalagi bila kita memakai sandal api dengan otak yang mendidih. Tentu siksaan ini sangat perih dan menyakitkan. Bila kita didunia mendapatkan siksaan seperti ini dapat dikatakan bahwa siksaan ini menjadi siksaan terberat dan tak seorangpun mau menjalankannya.

Tapi di neraka, ini menjadi siksaan paling ringan dan kita tidak bisa lari darinya. Ada hadist lain yang juga memberikan gambaran neraka, yakni dari Nu’man bin Basyir ra: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya seringan-ringannya siksaan penghuni neraka pada hari kiamat ialah seseorang yang diletakkan dibawah dua telapak kakinya dua bara api neraka sehingga mendidih otak yang ada dikepalanya. Dia mengira bahwa tidak ada orang lain yang lebih dahsyat siksaan daripadanya, padahal dialah orang yang paling ringan siksaannya.” (HR Bukhari dan Muslim).

حَدَّثَنَا سُوَيْدٌ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَارُكُمْ هَذِهِ الَّتِي تُوقِدُونَ جُزْءٌ وَاحِدٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ قَالُوا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّهَا فُضِّلَتْ بِتِسْعَةٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهُنَّ مِثْلُ حَرِّهَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَهَمَّامُ بْنُ مُنَبِّهٍ هُوَ أَخُو وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ وَقَدْ رَوَى عَنْهُ وَهْبٌ

Telah menceritakan kepada kami [Suwaid] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Ma’mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Api kalian ini yang kalian gunakan untuk membakar adalah salah satu bagian dari tujuh puluh bagian panasnya api neraka.” Mereka bertanya; “Demi Allah, apabila api ini sungguh sudah cukup (panas untuk mengadzab orang yang bermaksiat, lalu mengapa harus ditambah panasnya) wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Panasnya api neraka melebihi (panasnya api dunia) sembilan puluh sembilan bagian. Semua bagian api (yang berjumlah sembilan puluh sembilan) panasnya adalah seperti panas api neraka.” (maksud jawaban Rasulullah adalah adzab Allah harus lebih besar daripada adzab manusia). Abu Isa berkata; ‘Hadits ini hadits hasan shahih. Dan Hammam bin Munabbih adalah saudara Wahb bin Munabbih. Dan Wahb telah meriwayatkan hadits darinya.”

Perlu sahabat Cahaya islam ketahui bahwa panas api didunia ini 100 kali lipat dengan api neraka. Ini menjadi gambaran siksaan neraka paling ringan. Kita saja tidak mampu memegang api dunia, apalagi kita harus berdiri diatas api neraka yang lebih panas. Rasa haus dan lapar akan sangat terasa di neraka, karena kita akan terus terusan disiksa. Jangan bayangkan makanan dan minuman menyegarkan disana, gambaran neraka yang ada, kita akan diberi minum air panas atau nanah, dan hanya bisa makan duri yang menyakitkan bila dimakan. Naudzubillahi min zalik.

Persiapan Menghindari Api Neraka

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ عَنْ عَدِيِّ ابْنِ حَاتِمٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا سَيُكَلِّمُهُ رَبُّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ تَرْجُمَانٌ فَيَنْظُرُ مِنْ عَنْ أَيْمَنَ مِنْهُ فَلَا يَرَى إِلَّا شَيْئًا قَدَّمَهُ ثُمَّ يَنْظُرُ مِنْ عَنْ أَيْسَرَ مِنْهُ فَلَا يَرَى إِلَّا شَيْئًا قَدَّمَهُ ثُمَّ يَنْظُرُ أَمَامَهُ فَتَسْتَقْبِلُهُ النَّارُ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَتَّقِيَ النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَلْيَفْعَلْ

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki’] dari [Al A’masy] dari [Khaitsamah] dari [Adi bin Hatim] ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada seorangpun di antara kalian kecuali akan diajak bicara oleh Rabbnya dan tidak ada penerjemah antara keduanya. Ia lalu menoleh ke samping kanannya, maka tidaklah ia melihat sesuatu di sana kecuali telah disodorkan kepadanya. Kemudian ia menoleh ke samping kirinya, maka tidaklah ia melihat sesuatu di sana kecuali telah disodorkan kepadanya. Kemudian ia melihat ke depannya, dan ternyata api neraka telah menghadangnya. Maka barangsiapa di antara kalian mampu menghindari api neraka meski dengan sebiji kurma, maka hendaklah ia lakukan.”

Terbayang sudah gambaran neraka serta panasnya api neraka dan segala macam bentuk siksaan didalamnya, semoga kita semua bisa jauh dari neraka. Mengetahui hal ini jelas pilihan kita ingin masuk surga bukan? Meraih surga sebenarnya sangat mudah, karena kita hanya perlu menjalankan segala hal yang diperintahkan Allah SWT dan menjauhi segala larangannya. Namun karena godaan setan, membuat kita sangat sulit untuk menjalankan segala perintahNya ini. Setelah mengetahui gambaran surga dan neraka, Mulai saat ini marilah sahabat kita perbaiki diri kita, perbaiki ibadah kita dan mulai membenahi semuanya agar bekal kita ke akhirat nanti cukup. Jangan menunggu usia kita bertambah tua, usia itu menjadi rahasia Allah SWT yang tidak diketahui siapapun, renungi segala kesalahan, bertaubat dan tidak mengulanginya lagi.

Mengetahui gambaran neraka ini semoga para sahabat cahaya Islam semakin termotivasi untuk terus berada di jalan yang lurus dan benar. Siksaan di neraka yang paling ringan saja terasa sangat pedih, terlebih lagi apinya lebih panas dibandingkan api di dunia. mari kita perbaiki iman serta taqwa dan menuju surga bersama sama, aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!