Dunia Wanita Sholihah Dalam Sebuah Ketaatan

0
717

Wanita sebuah makhluk yang sangat komplek. Bisa menjadi sosok yang begitu kuat dan bahkan sangat lemah. Dalam islam wanita begitu di istimewakan. Bahkan kehancuran dunia ini, bisa dikarenakan wanita.

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي شُرَحْبِيلُ بْنُ شَرِيكٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

Dalam hadist H.R Muslim Rasulullah saw bersabda “dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholihah”. Dunia wanita muslimah menjadi dambaan semua orang. Dunia yang damai, tentram dan penuh dengan kelemahlembuatan. Tapi sayangnya banyak orang yang melupakan dunia itu. Diganti dengan dunia yang penuh dengan keglamoran dan kemewahan.

Dunia Wanita Sholihah Di Era Modern

Dunia saat ini semakin modern, kemajuan zaman tidak bisa terelakan lagi. Hal ini juga memberikan pengaruh pada dunia wanita muslimah. Kehidupan ala barat yang glamor, semakin merasuki para wanita. Mungkin saat ini banyak wanita yang ingin tampil mewah, memakai pakaian yang glamor, berdandan dan belanja barang-barang mewah. Apalagi dengan adanya sosial media, membuat ajang pamer semakin mudah. ketika kita membuka sebuah sosial media, disana akan terpampang kehidupan dunia yang mewah dan glamor.

Mungkin saat ini banyak wanita yang lebih memilih, memakai tas branded dan jalan-jalan ke mal. Dibandingkan memakai baju syari dan pergi mengaji di masjid. Anak-anak remaja, banyak yang memilih pergi ke clubing dibandingkan belajar di rumah. Dunia pergaulan dari barat, banyak mempengaruhi kehidupan para wanita.

Ketika kita memiliki uang sendiri, pun harus tetap hidup dengan sederhana. Jangan gunakan uang untuk berfoya-foya. Tapi lebih baik untuk membantu sesama dan yang membutuhkan. Bahkan banyak wanita untuk memenuhi kebutuhannya, mereka memaksakan diri melakukan penipuan. Berhutang sana-sini, bahkan sampai ada yang menjual diri. Supaya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya yang mewah. Dunia wanita muslimah jangan melakukan hal tersebut. jangan pernah memaksakan diri dan membebankan diri sendiri dengan kesusahan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang mewah dan glamor.

Hanya satu hal yang membuat banyak orang memilih hidup mewah, padahal dirinya tidak mampu yaitu gengsi. Hanya karena gengsi dengan orang lain,berani memaksakan diri untuk belanja barang mewah dengan hutang sana sini. Malu dengan perkataan orang lain, gengsi dengan teman yang lebih mewah dan lainnya. seorang wanita muslimah, jangan termakan dengan rayuan dunia yang sesaat. Karena semua hal di dunia ini, hanya sesaat dan tidak ada yang abadi. Dunia wanita muslimah harus penuh dengan kesederhanaan dan ketaatan.

Seorang wanita muslimah, harus bisa menjaga diri dan sederhana. Taat kepada Allah SWT dan mengikuti ajaranNya. Banyak yang menghindari dunia wanita muslimah, karena banyak menganggap ketinggalan zaman. Menjadi wanita muslimah bukan berarti anda ketinggalan zaman. Hidup sederhana bukan berarti kekurangan. Hidup penuh ketaatan bukan berarti tidak bahagia. Kita masih bisa tetap bahagia, walaupun hidup tanpa memiliki barang mewah. Tanpa menghabiskan uang untuk berfoya-foya atau tampil dengan gaya yang sederhana. Di mata Allah SWT semuanya sama, tidak dinilai dari pakaian yang di pakai atau dari harta yang dimiliki. Tapi dari tingkat keimanan seseorang umatnya.

Jadilah wanita yang selalu hidup dalam kesederhanaan. Menaati semua aturan dariNya, memperbanyak zikir, mengaji dan menjaga pandangannya. Jadilah wanita muslimah dan menjadi perhiasan terbaik dunia. Dunia wanita muslimah, harus selalu penuh dengan ketaatan. Bukan berfoya-foya dan menghabiskan uang untuk hal yang penting. Karena berfoya-foya termasuk sifat dari setan. Sekian artikel kali ini, semoga memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!