Dapatkan Harta Karun dari Surga!

0
1248

Harta karun dari surga? – Bagi sobat Cahayaislam yang suka nonton film-film kolosal atau memainkan game dengan tema bajak laut, pasti pernah menyaksikan sekilas adegan dimana banyak peti-peti besar yang berisi banyak sekali benda-benda yang berkilauan dan berharga. Yak! Harta karun!

Bayangkan saja sobat Cahayaislam adalah seorang bajak laut atau pengelana lautan yang sedang berlabuh disebuah pulau tak berpenghuni. Sobat kemudian mesuk lebih dalam kedalam hutan untuk mengeksplorasi pulau tersebut sedikit demi sedikit, hingga sobat menemukan sebuah kuil yang aneh dengan bangunan-bangunan penuh relief kuno. Ketika sedang menyusuri kuil tersebut, anda terperosok kedalam sebuah bilik. Terbangun dari jatuh anda, anda mendapati beberapa bongkah emas dan perhiasan yang penuh dalam bilik tersebut. Pasti senangnya minta ampun dong!

Terlepas dari penemuan harta karun di bilik kuil itu, ada yang lebih mulia lho! Yang lebih mulia dari itu adalah juga sebuah harta karun. Namun yang membuatnya lebih mulia daripada harta karun sebelumnya adalah tempat ditemukannya. Itu adalah harta karun dari surga! – kami akan ajarkan cara mendapatkannya disini!

Ucapan Laa Hawla walaa quwwata illa billah (Tiada kekuatan kecuali dengan izin Allah)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ، عَنْ عَاصِمٍ الأَحْوَلِ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ سَمِعَنِي النَّبِيُّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ وَأَنَا أَقُولُ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى كَلِمَةٍ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ ‏”‏ ‏.‏ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ قُلْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Dalam hadits diatas diceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah mendengar Abu Musa melafalkan kalimat laa hawla walaa quwwata illa billah. Setelah mendengar hal itu, Rasulullah bersabda “Wahai Abdullah bin Quwaish, maukah engkau aku ajari salah satu dari harta karun dari surga?” – Maka sering-seringlah mengucapkan kalimat itu. Kejadian yang sama juga terjadi kepada Abu Dharr, yang diriwayatkan dalam hadits selanjutnya:

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏”‏ أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ ‏”‏ ‏.‏ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ ‏.‏ قَالَ ‏”‏ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Dalam hadits lain Hazim bin Harmalah malah diberi rekomendasi oleh Rasulullah sendiri agar sering-sering mengucapkan kalimat laa hawla walaa quwwata illa billah karena itu merupakan salah satu harta karun dari surga.

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدٍ الْمَدَنِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْنٍ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي زَيْنَبَ، مَوْلَى حَازِمِ بْنِ حَرْمَلَةَ عَنْ حَازِمِ بْنِ حَرْمَلَةَ، قَالَ مَرَرْتُ بِالنَّبِيِّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ فَقَالَ لِي ‏ “‏ يَا حَازِمُ أَكْثِرْ مِنْ قَوْلِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ

Kalimat laa hawla walaa quwwata illa billah dan sikap Tawakkal/Pasrah kepada Allah

Menurut beberapa alim ulama, hadits ini tidak serta merta mengungkapkan bahwasanya orang yang sering mengucapkan kalimat ini akan mendapatkan harta karun dari surga. Namun, hadits-hadits diatas lebih memberikan makna tersirat. Makna tersirat itu erat kaitannya dengan keyakinan kita bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki kekuatan atas izin Allah. Kepercayaan atas maha hebat dan kuatnya Allah haruslah terpancang kuat pada orang yang membudayakan mengucapkan kalimat ini dalam hidupnya.

Ketika seseorang yakin bahwa Allah adalah dzat yang maha kuat dan perkasa atas segala hal yang kuat dan perkasa di seluruh alam semesta. Orang tersebut haruslah memiliki sikap yang tawakkal kepada Allah dan pasrah pada semua ketentuan-ketentuan Allah (kami telah mengulas sedikit tentang ini di artikel sebelumnya).

Dalam pengertian harta karun dari surga yang kami nukil dari hadits-hadits diatas. Banyak para ulama yang beranggapan bahwa hal itu merupakan salah satu rahmat dari Allah, dimana orang yang senantiasa mengucapkan kalimat tersebut, maka akan memiliki semacam simpanan harta di surga kelak. Jadi bisa dijadikan patokan bahwa orang tersebut akan memiliki tiket sebagai ahli surga kelak di akhirat sana. Namun, tentu saja yang perlu dipahami adalah kita tidak akan bisa masuk surga hanya dengan ini, syarat dan ketentuan lain pun berlaku. Semoga bermanfaat untuk kita semua ya!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!