بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Berbicara tentang cinta dan perasaan mungkin sudah lazim, apalagi di zaman sekarang, hal itu sudah biasa dan siapapun tak lagi merasa risih memperbincangkannya. Tidak ada habisnya bila kita mengulas masalah cinta dan sangat menarik perhatian.

Pada saat sekarang, mencintai seseorang sudah tidak malu-malu atau sembunyi-sembunyi. Mengungkapkan cinta pun menjadi kebanggaan dan kehebatan tersendiri. Namun, apakah semua itu benar dan baik? Apakah seperti itu cara mencintai dan menyikapi perasaan yang disebut “cinta”?

Kita adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah, dijadikan sebagai orang iman, diberikan hidayah oleh-Nya. Seharusnyalah kita menyadari dan memahami, bagaimana seharusnya orang yang beriman di dalam berpikir, bersikap, berkata, berbuat dan melakukan apapun di kehidupannya. Kita harus bersyukur dengan adanya kita diberikan hidayah ini, tak semua orang diberi, tak semua orang dipilih. Allah sungguh-sungguh sayang kita.

textgram_1464261723

Cara Allah menyayangi kita adalah dengan menjaga kita, melindungi dengan banyak sekali aturan dan larangan. Semuanya tertulis dalam Al Qur’an dan dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW yang dirangkum dalam Al Hadist.

Tujuan Allah adalah memuliakan kita, menjaga kehormatan kita untuk dipersiapkan masuk ke dalam surga. Memang, terasa berat ya, aturan-aturan itu seperti memenjara kita.

Ingatlah “bahwa dunia adalah penjara bagi orang iman”.

Jangan heran bila orang-orang yang kafir bebas apapun, sedangkan kita terbatasi. Tetapi di akhirat nanti mereka akan bertempat di neraka, sejelek-jeleknya siksa. Sedangkan kita  akan masuk surga, sebaik-baiknya tempat tetap (Amiin). Jadi tak perlu minder, malu atau tidak gaul, bahkan terbesit keinginan bergaul bebas (naudzubillahi mindzalik).

Seperti apakah sebaiknya kita menyikapi rasa cinta dengan tetap tidak terpengaruh dan tidak menjadi dosa?

♡ Sadarilah cinta itu karunia Allah. Hadiah dari Allah untuk kehidupan manusia. Untuk memperindah dan mewarnai perjalanan hidup manusia. Maka saat kita merasakan cinta seharusnya makin syukur dan mendekat pada Allah. Membawa rasa cinta itu pada Allah. Mentoati perintahNya dan menjauhi laranganNya. Bila diberi hadiah, seseorang akan berterimakasih kan? Seperti itulah seharusnya. Makin mempersungguh ibadah, makin banyak dzikir dan makin menjaga. Karena ada nafsu pada manusia, yang akan dimanfaatkan oleh syetan agar kita terperosok pada dosa hingga rusak dunia akhirat kita (naudzubillahi mindzalik).

jatuh-cintai-dalam-islamMencintailah sesuai tuntunan Allah dan Nabi Muhammad SAW. Dari cara menyampaikan, cara menunjukan kesungguhan, cara mendekati, cara mendapatkan dan cara mempersatukan cinta tersebut.

♡ Jangan pacaran. Karena Rasul tidak pernah mencontohkan pacaran. Bahkan Allah jelas membatasi hubungan pria dan wanita agar tidak dihias-hiasi syetan hingga terjerumus ke lembah dosa para ahli neraka.

♡ Bila sudah cukup umur, sudah siap dan ada seseorang yang dicintai, yakinkan perasaan dengan meminta petunjuk Allah. Sholatlah istikharah dan berdoalah. Bila barokah, akan diberi pertolongan dan kemudahan. Bila tidak barokah, akan dipisahkan dengan baik untuk dipertemukan dengan yang barokah seperti petunjuk Allah.

Segerakan menikah, karena menikah adalah ibadah. Tak perlu khawatir soal penghidupan dan rejeki. Sudah diatur Allah, bila niat karena Allah maka InshaAllah semua lancar. Proses pernikahan juga harus sesuai tuntunan Allah rasul. Harus sama-sama iman, tidak boleh dengan orang kafir, pilih yang terbaik dari agama dan akhlaknya. Sepasang manusia, ada ridha orang tua/wali, ada penghulu, saksi dan ada mas kawin. Untuk mas kawin juga diringankan oleh Allah. Bila ada yang sulit tentu manusianya yang mempersulit.

♡ Bila sudah menikah juga harus menjaga cinta itu sendiri. Menjaga keutuhan pernikahan dan saling mengasihi mencintai dan rukun kompak selalu. Dijaga kesetiaan dan keimanannya, jangan terbujuk dan tergiur untuk selingkuh juga jangan sampai bercerai. Pernikahan itu menyelamatkan separuh agama, maka harus menjaganya dengan sungguh-sungguh.

jaga-hati-saat-jatuh-cinta

Cinta memang sangat kompleks untuk dibahas. Namun yang terpenting jagalah cinta itu karena Allah, jangan melanggar dan jangan menukar hidayah demi untuk cinta. Jangan lupakan juga orang tua. Ingatlah ridha Allah bersama ridha orang tua. Ingatlah pula bahwa lelaki baik untuk perempuan baik, sebaliknya pun begitu.

Maka bila inginkan jodoh yang terbaik, perbaiki diri kita. Jodoh itu cerminan kita.

Semoga yang single dan sedang mencari jodoh, mendapatkan jodoh yang iman, faham, baik dan barokah untuk dunia akhirat. Semoga kita ditetapkan dalam hidayah sampai pol ajal dan husnul khotimah hingga bisa masuk surga selamat dari neraka. Amiin… Amiin…. Amiin…

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!