Cara Mendidik Anak Secara Islami yang Santun dan Baik

0
755

Mendidik anak secara islami – Mendidik anak bukanlah perkara yang mudah. Beberapa dari tim Cahayaislam yang sudah berkeluarga mengakui hal itu. Telebih kita hidup di zaman akhir, sehingga kita dituntut untuk bisa lebih total dan berhati-hati dalam mendidik anak. Banyak rintangan yang siap menghadang kita dari banyak sisi, namun kita harus siap akan hal itu.

Berbicara soal mendidik anak. Islam sendiri sebenarnya sudah memiliki banyak sekali trik yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa haditsnya. Rasulullah sendiri banyak mencontohkan cara mendidik anak secara islami yang santun dan benar. Salah satunya yang bisa kita lihat dari nukilan hadits yang diriwayatkan oleh Sahih Bukhari 5997 ini.

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَبَّلَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ وَعِنْدَهُ الأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِيُّ جَالِسًا‏.‏ فَقَالَ الأَقْرَعُ إِنَّ لِي عَشَرَةً مِنَ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا‏.‏ فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ قَالَ ‏ “‏ مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ

Rasulullah mencium Al Hasan bin Ali ketika sahabat Al Aqra bin H’abis at Tamim sedang duduk disampingnya. Kemudian dia berkata “aku memiliki sekitar 10 anak dan aku tidak pernah mencium salah satu dari mereka” sembari melihat Rasulullah. Mendengar itu Rasulullah menatap balik kepada Al Aqra dan bersabda “Barang siapa yang tidak menyayangi pada orang lain, maka tidak akan diperlakukan dengan penuh rasa sayang (oleh orang lain pula)”

Mendidik anak dengan penuh rasa kasih sayang

Dalam hadits diatas rasulullah sendiri terlihat diceritakan mencium cucu pertamanya, Al Hasan dengan penuh rasa sayang. Bahkan bersabda kepada Al Aqra yang jarang bahkan tidak pernah mencium anak-anaknya agar menjadi lebih penyayang kepada mereka. Karena dengan bersikap demikian maka anak-anaknya akan menyayangi dirinya pula.

Terkadang kita sebagai orang tua sangat acuh akan hal-hal kecil seperti ini. Seperti mengusap kening anak, bersendau gurau dengan mereka, atau mencium mereka dengan cinta kasih. Ada bahkan orang tua yang memiliki prinsip bahwa anak-anak mereka akan bisa merasa bahagia bila berkecukupan dan diberi uang banyak. Itu adalah hal yang salah kaprah.

Rasulullah telah memberikan contoh yang kongkret agar menjadi lebih penyayang terhadap anak-anak dalam hadits diatas. Pastinya itu adalah contoh yang mulia untuk dilakukan. Namun perlu juga diingat bahwa tentu rasa sayang itu maknanya luas. Jangan jadikan pula rasa penyayang kita terhadap anak lantas membuat kita tidak menjadi tegas kepada mereka. Kita juga harus mengingatkan mereka ketika mereka berbuat kesalahan.

Memberikan contoh perilaku kasih sayang

Tidak cukup hanya memberikan kasih sayang kepada anak-anak kita. Kita juga harus bisa memberikan contoh dan teladan perilaku kasih sayang. Ajari anak-anak anda untuk menjadi pribadi yang mampu dan mau mengasihi teman-temannya, saudaranya dan orang-orang disekitarnya. Jangan doktrin mereka dengan kebencian. Karena Allah dan Rasul menyukai kasih sayang. Semoga bermanfaat ya sobat cahayaislam!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!