Bagaimana Keutamaan Mengucapkan Salam Kepada Sesama Berdasarkan Hadist?

0
222

Bagi seorang muslim, keutamaan mengucapkan salam kepada sesama adalah penting. Ada begitu banyak riwayat hadist yang membahas tentang hal ini. Sebagai seorang muslim, mengucapkan salam kepada sesama muslim lain adalah hal yang wajib. Dalam kajian islam hal ini bukan hanya sekedar ucapan sapaan saja melainkan juga merupakan do’a yang dihantarkan kepada orang yang disapa tersebut. Oleh karena itu, sudah sejak dari kecil kebiasaan ini harus ditanamkan. Mulai dari membiasakan anak untuk salam ketika masuk dan keluar rumah yang diikuti dengan mencium tangan orang tua, menjawab salam ketika ada seseorang yang mengucapkannya. Kemudian, Bagaimana Keutamaan Mengucapkan Salam Kepada Sesama Berdasarkan Hadist? Begitu utamanya ucapan salam hingga dijelaskan dalam berbagai hadist seperti yang ada di bawah ini.

Bagaimana Keutamaan Mengucapkan Salam Kepada Sesama Berdasarkan Hadist?

Hadist – hadist Tentang Keutamaan Salam

Keutamaan mengucapkan salam kepada sesama telah banyak disinggung melalui berbagai riwayat. Salah satunya adalah hadist riwayat Muslim nomor 2162 :

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ، وَابْنُ، حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، – وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ – عَنِ الْعَلاَءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏”‏ حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ ‏”‏ ‏.‏ قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ‏”‏ إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ ‏”

Abu Huraira melaporkan Rasul Allah (ﷺ) mengatakan : Enam adalah hak seorang Muslim atas Muslim lain. Dikatakan kepadanya: Rasul Allah, apakah ini? Setelah itu dia berkata: Ketika Anda bertemu dengannya, beri dia salam, ketika dia mengundang Anda ke pesta menerimanya. Ketika dia mencari dewan Anda berikan kepadanya, dan ketika dia bersin dan berkata: “Segala puji adalah karena Allah,” Anda mengatakan Yarhamuk Allah (semoga Allah menunjukkan belas kasihan kepada Anda); dan ketika dia gagal mengunjunginya; dan ketika dia meninggal mengikuti jenazahnya. [1]

Keutamaan mengucapkan salam kepada sesama adalah memberikan do’a atau mendo’akan masing-masing pihak. Meski kita telah tahu tentang utamanya mengucapkan salam yang benar, Sobat CahayaIslam juga perlu tahu tentang pentingnya mengucapkan salam terlebih dahulu kepada sesama muslim. Bila seseorang mengucapkan salam terlebih dahulu kepada kita maka kita harus membalasnya.

Keutamaan mengucapkan salam kepada sesama ini berlaku untuk orang yang kita kenal maupun tidak kenal. Seperti yang dibahas dalam hadist riwayat Shahih Bukhari nomor 6236 :

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّ رَجُلاً، سَأَلَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَىُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ قَالَ ‏ “‏ تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ، وَعَلَى مَنْ لَمْ تَعْرِفْ

Diriwayatkan ‘Abdullah bin’ Amr : Seorang pria bertanya kepada Nabi, “Apa sifat Islam yang terbaik?” Nabi berkata, “Beri makan orang-orang, dan beri salam kepada mereka yang Anda kenal dan mereka yang tidak Anda kenal.” [2]

Hal ini menekankan tentang pentingnya keutamaan menjawab salam kepada siapa pun.

Kita sering mendengar pertayaan saat ada ceramah agama, kita berpikir atau menganggap mengapa perlu mengucapkan salam kepada seseorang yang tidak kita kenali? Bila terhadap orang yang dikenali mungkin adalah hal yang wajar. Keutamaan mengucapkan salam kepada sesama meski tidak saling mengenali merupakan sebuah tanda keikhlasan dari orang tersebut. Selain merupakan sebuah rasa ikhlas, hal ini juga menunjukkan adanya sikap amal dan tawadhu’ yang dimiliki oleh orang tersebut. Sifat tawadhu’ merupakan sebuah sikap rendah diri kepada Ilahi sehingga mampu menimbulkan rasa hormat kepada sesama. Sikap ramah dan rendah diri diperlihatkan dengan mengucapkan salam kepada orang yang tidak dikenal sekalipun. Ucapan salam ini tentu saja ditujukan kepada sesama muslim.

Kajian islam mengenai keutamaan mengucapkan salam kepada sesama juga menunjukkan tentang adanya kesempurnaan Iman. Sudah jelas terlihat, bahwa mengucapkan kalimat ini kepada sesama muslim merupakan tindakan baik dan terpuji. Bahkan merupakan sebuah tindakan yang dapat meningkatkan rasa iman kepada Sang Pencipta sekaligus sebagai bentuk menjaga hubungan silaturrahim kepada sesama muslim. Perilaku ini merupakan sebuah tindakan terpuji yang bisa diganjar dengan pahala. Tidak hanya itu saja, salam bahkan bisa menghantarkan kita kepada surga. Sedemikian luasnya keutamaan untuk mengucapkan salam, tidakkah kita ingin memulainya saat ini?

[1] HR. Shahih Muslim nomor 2162

[2] HR. Shahih Bukhari nomor 6236

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!