Anda adalah Muslim yang Gemar Nge-Gym? Hati-hati dalam Memilih Supplemen!

0
4861
Healthy lifestyle, diet concept, Fruit and pills, vitamin supplements with on white background

Salah satu teman dekat tim Cahayaislam yang namanya tidak mau disebutkan (sebut saja BN) adalah salah seorang Muslim yang sangat gemar melatih otot disalah satu pusat kebugaran didekat kediamannya. Dia menyebut dirinya sebagai fitness mania, karena dia benar-benar mencintai dunia binaraga yang digelutinya selama ini. Bahkan dia rela mengeluarkan sejumlah uang yang bisa dibilang tidak sedikit untuk membeli beberapa produk susu penambah masa otot dan formula pemelihara otot untuk kegemarannya tersebut. Sampai suatu ketika, dia menunjukkan beberapa produk supplemen yang telah dia beli melalui agen import produk diet. Saat itu, terjadilah percakapan sebagai berikut:

BN                            : ini lho, produk suplemen yang baru saya beli! Mahal lho harganya

Tim Cahayaislam       : Wah, kemasannya segede gini ya? (sambil melihat-lihat), lah kok nggak ada label halalnya ya?

BN                            : Hmmm… namanya juga produk impor, ya masa ada label halal MUI?

Tim Cahayaislam       : lalu bagaimana kamu tahu kalau produk ini halal?

Kejadian tersebut memberikan kami pencerahan tentang begitu kurangnya kefahaman para sahabat Muslim dan muslimah di Indonesia mengenai batasan halal dan haram pada makanan yang akan dikonsumsi. Kasus tersebut mungkin salah satu diantara banyak sekali ketidak-sengajaan yang masih banyak kita sebagai orang muslim lakukan. Kurangnya laku mutawari terhadap hal-hal yang bisa merusak teorem kita dalam hukum islam yang berujung pada mustajab tidaknya doa kita. Seperti yang bisa dikaji dalam hadits Thobroni yang mengatakan bahwa bila anda ingin doa anda mustajab, maka yang perlu anda perbaiki adalah makanan anda (mengganti harom dengan yang halal).

Lalu bagaimanakah cara mengatasi hal itu? Bila anda secara kebetulan adalah seorang muslim yang juga memiliki kegemaran yang serupa dengan salah satu teman dekat tim Cahayaislam tersebut atau anda adalah seorang Muslim yang sering membeli produk nutrisi serta suplemen secara impor. Maka ada dua hal yang bisa anda lakukan untuk lebih berhati-hati supaya anda tidak salah dalam memilih produk tersebut.

Waspadai produk-produk kapsul

Dalam survey yang kami dapatkan dari salah satu mahasiswi Islam di Yogyakarta, mengatakan bahwa lebih dari 76% obat-obatan yang diimpor berbentuk kapsul kabanyakan cap atau cangkang kapsulnya dibuat dari bahan gelatin babi. Anda perlu waspada dan lebih baik menanyakan kepada yang bersangkutan tentang bahan kapsul impor yang akan anda konsumsi. Ada beberapa cara juga untuk mengetahui apakah suatu cangkang kapsul dibuat dari bahan dasar gelatin babi. Caranya adalah dengan memencet cangkang tersebut dengan jari kita yang sudah anda beri sedikit cairan saliva (air ludah) dan perhatikan. Apabila lengket, maka kemungkinan besar kapsul tersebut menggunakan cangkang yang terbuat dari gelatin babi.

Periksa di situs resmi Islamic Council untuk Makanan Halal

Tidak hanya Indonesia saja yang memiliki majelis yang berwenang memberikan sertifikat dan label halal pada makanan yang diproduksi (dalam hal ini MUI), namun negara-negara lain juga memilikinya. Dalam kasus teman dekat tim Cahayaislam yang membeli supplemen fitness dari America misalnya. Yang perlu dilakukan adalam mengakses situs IFANCA yang merupakan salah satu majelis islam yang khusus menagani bagian makanan dan nutrisi di Amerika. Anda bisa mencari produk supplemen impor yang anda beli disitus-situs majelis islam tersebut dan periksa apakah produk yang anda konsumsi sudah mendapatkan kategori halal untuk dikonsumsi. Semoga bermanfaat sahabat Cahayaislam!

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!