24 Hal yang Dapat Merubah Sikap Wanita Bumi dan Langit!

0
752

1. Urusan pertama yang ditanyakan pada hari akhirat nanti ialah mengenai shalat dan mengenai urusan suaminya (apakah ia menjalankan kewajibannya atau tidak).

2. Apabila wanita itu lari dari rumah suaminya, maka tidak diterima shalatnya hingga kembali dan menghulurkan tangannya kepada suaminya (meminta maaf dan ampunan).

3. Perempuan yang memakai wewangian (parfum) kemudian ia keluar melintasi kaum lelaki agar mereka tercium bau harumnya, maka dia adalah perempuan zina, dan tiap-tiap mata yang memandang itu adalah zina.

4. Sebaik-baik wanita ialah tinggal di rumah, tidak keluar kecuali atas urusan yang mustahak. Wanita yang keluar rumah akan dipesonakan oleh iblis. Sabda Nabi SAW “Perempuan itu aurat, maka apabila ia keluar mendongak syaitan memandang akan dia”.

5. Haram bagi wanita melihat lelaki, sebagaimana lelaki haram melihat wanita. Melihat yang halal itu adalah kepada pasangan nikahnya (kecuali dalam urusan menuntut ilmu dan berjual beli).

6. Diriwayatkan bahwa pada suatu hari ketika Rasulullah SAW bersama isteri-isterinya (Ummu Salamah r.ha. dan Maimunah r.ha.) datang seorang sahabat yang buta matanya (Ibnu Maktum). Rasulullah Saw menyuruh isteri-isterinya masuk ke dalam. Bertanya Ummu Salamah “Bukankah orang itu tidak dapat melihat kami Ya Rasulullah?” Rasulullah SAW menjawab “Bukankah kamu dapat melihatnya?”.

7. Perempuan yang melabuhkan pakaian dalam keadaan berhias (bukan untuk suami dan mahramnya) adalah seumpama gelap-gulita pada hari Kiamat, tiada Nur baginya.

8. Wanita yang bermasam muka sehingga menyebabkan suaminya tersinggung, maka wanita itu dimurkai Allah hingga ia bermanis muka dan tersenyum mesra pada suaminya.

9. Tidak boleh seorang isteri mengerjakan puasa sunat kalau suaminya ada di rumah serta tidak mengizinkan dia berpuasa.

10. Hendaklah isteri berpuas hati (ridha) dengan suaminya yang telah dijodohkan oleh Allah, miskin ataupun kaya.

11. Perempuan tidak berhak keluar dari rumahnya melainkan jika terpaksa (karena sesuatu urusan yang mustahak) dan ia juga tidak berhak melalui jalan lalu lalang melainkan di tepi-tepinya (agar tidak diperhatikan oleh orang-orang).

12. Apabila suami memanggil akan isterinya ke tempat tidur, tapi ditolaknya hingga marahlah suaminya, tidur wanita itu dalam laknat malaikat hingga pagi.

13. Wanita-wanita yang menggunakan lidahnya untuk menyakiti hati suaminya, ia akan mendapat laknat dan kemurkaan Allah, laknat malaikat juga laknat manusia sekalian.

14. Sabda Rasulullah SAW, “Tidak harus seseorang manusia sujud kepada manusia dan jika diharuskan, maka akan aku perintahkan semua kaum wanita sujud pada suaminya karena membesarkan dan memuliakan hak-hak suami mereka”.

15. Wanita yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, pada hari Kiamat nanti Allah jadikan lidahnya sepanjang 70 hasta, kemudian diikat ke belakang lehernya.

16. “Aku melihat api neraka, tidak pernah aku lihat seperti hari ini. Karena ada pemandangan yang dahsyat di dalamnya. Telah ku saksikan kebanyakan ahli neraka ialah wanita.” Rasulullah SAW ditanya, “Mengapa demikian Ya Rasulullah?”. Jawab Rasulullah SAW “Wanita mengkufurkan suaminya dan mengkufurkan ihsannya. Jika engkau berbuat baik kepadanya berapa banyak pun dia masih belum merasa berpuas hati dan cukup.”

17. “Kebanyakan ahli neraka terdiri dari kaum wanita”. Maka menangislah mereka dan bertanya salah seorang daripada mereka “Mengapa terjadi demikian? Adakah karena mereka berzina atau membunuh anak atau kafir?”. Jawab Nabi SAW “Tidak, mereka ini ialah mereka yang tidak bersyukur akan nikmat suaminya, sesungguhnya tiap-tiap seorang kamu adalah dalam nikmat suaminya”.

18. Keadaan wanita 10 kali lipat dari seorang lelaki di dalam neraka dan 2 kali lipat seorang lelaki di dalam surga.

19. “Kebanyakan wanita itu adalah isi neraka dan kayu api.” Hazrat Aishah bertanya, “Mengapa wahai Rasulullah SAW?” Jawab Rasulullah SAW:

  1. Karena kebanyakan perempuan itu tidak sabar dalam menghadapi kesusahan. Kesakitan dan cobaan seperti kesakitan melahirkan anak. Mendidik anak-anak dan melayani suami serta melakukan kerja-kerja rumah.
  2. Tiada memuji (bersyukur) atas kemurahan Allah yang didatangkan melalui suaminya.
    (MASIH SEDIKIT terdapat perempuan yang mau mengucapkan terima kasih atas pemberian suaminya).
  3. Sering mengkufurkan (ingkar) terhadap nikmat Allah. (Contohnya: Apabila terjadi sesuatu pertengkaran, ada isteri yang berkata “sudah 10 tahun menikah tidak memiliki apa apa”)
  4. Gemar bicara perkara yang sia-sia, yang berdosa. (Contohnya: Bicara mengenai perabot-perabotan rumah yang tidak perlu dan mengumpat)
  5. Kurang akal dan kurang ilmu pengetahuannya dalam agama, yaitu mereka sering tertipu atau terpengaruh dengan bujuk rayu lelaki lain, rekan-rekan, TV, Video, Radio, alam sekeliling, dan suasana serta kemewahan lahiriah.

20. Dari Ali bin Abi Talib r.a “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Tiga golongan dari umatku akan mengisi neraka jahanam selama 7 kali umur dunia, Mereka itu adalah:

  1. Orang yang gemuk tapi kurus: Wanita yang sehat tubuh badannya tapi kurang ibadahnya.
  2. Orang yang berpakaian tetapi telanjang: Wanita yang berpakaian tapi tidak taat aturan agama.
  3. Orang yang alim tapi jahil: Ulama yang menghalalkan yang haram karena kepentingan pribadi.

 

21. Asma’ binti Karizah Fazari r.ha, diriwayatkan telah berkata kepada puterinya pada hari pernikahan anaknya “Wahai anakku, kini engkau akan keluar dari sarang di mana engkau dibesarkan. Engkau akan berpindah ke sebuah rumah dan hamparan yang belum engkau kenali. Itulah suamimu. Jadilah engkau tanah bagi suamimu (taat perintahnya) dan ia akan menjadi langit bagimu (tempat bernaung). Jadilah engkau sebagai lantai agar ia dapat menjadi tiangnya. Jangan engkau bebani dia dengan berbagai kesukaran karena itu akan memungkinkan ia meninggalkanmu. Kalau ia mendekatimu dekatilah ia dan jika ia menjauhimu maka jauhilah ia dengan baik. Peliharalah benar-benar suamimu itu akan hidungnya, pendengarannya, matanya, dan lain-lain. Jangan pula ia mendengar melainkan yang enak, dan janganlah ia melihat melainkan yang indah saja pada dirimu.

22. Pesanan Luqman kepada anaknya “Sepanjang hidupku, aku hanya memilih 8 kalimat dari pusaka para Nabi yang lalu Yaitu:”

  1. Apabila engkau sedang shalat kepada Allah Swt, maka jagalah baik-baik pikiranmu.
  2. Apabila engkau berada di rumah orang lain, maka jagalah pandanganmu.
  3. Apabila engkau berada di tengah-tengah majelis (khalayak ramai) maka jagalah lidahmu.
  4. Apabila engkau hadir dalam jamuan makan (ke hajatan) maka jagalah perangaimu.
  5. Ingat kepada Allah Swt.
  6. Lupakan budi baikmu pada orang lain.
  7. Lupakan semua kesalahan orang lain terhadapmu.
  8. Ingat kepada mati.

23. Perkara-perkara yang menjadikan wanita itu durhaka pada suaminya seperti tersebut di dalam kitab Muhimmah.

  1. Menghalangi suami dari bersuka-suka dengan dirinya seperti untuk jimak atau menyentuh bagian tubuhnya.
  2. Keluar rumah tanpa izin suami ketika suami ada di rumah atau pun tidak.
  3. Keluar rumah karena belajar ilmu yang bukan ilmu Fardhu Ain (dibolehkan keluar untuk belajar ilmu Fardhu Ain jika suaminya tidak mampu mengajar).
  4. Enggan berpindah (berhijrah) bersama suaminya.
  5. Mengunci pintu, tidak membenarkan suami masuk ke rumah ketika suami ingin masuk.
  6. Cemberut muka ketika berhadapan dengan suami.
  7. Minta talak.
  8. Berpaling atau membelakangi suami ketika berbicara.
  9. Menyakiti hati suami dengan perkataan atau perbuatan.
  10. Meninggalkan tempat tidur tanpa izin.
  11. Membenarkan orang lain masuk ke dalam rumah sedangkan itu tidak disukai oleh suaminya.

24. Perihal wajib bagi wanita:

  1. Mengekalkan malu pada suaminya.
  2. Merendahkan (menundukkan) mata ketika berpandangan dengan lelaki lain.
  3. Mengikuti kata-kata dan suruhannya jika itu kebaikan.
  4. Dengar dan diam ketika suami berkata-kata.
  5. Berdiri menyambut kedatangannya.
  6. Berdiri menghantarkan jika pergi bekerja.
  7. Hadir bersamanya ketika tidur.
  8. Memakai bau-bauan yang harum hanya untuk suaminya.
  9. Membersihkan dan menghilangkan bau mulut untuk suaminya.
  10. Berhias ketika hadirnya, dan tinggalkan hiasan ketika tiadanya.
  11. Tiada khianat ketika tiada suaminya.
  12. Memuliakan keluarga suaminya.
  13. Memandang pemberian suaminya yang kecil sebagai pemberian yang besar dan berharga.
  14. Ketahuilah, surga dan neraka bagi seorang wanita itu bergantung pada ridho atau tidaknya suami padanya.

Renungkanlah wahai kaum hawa. Ibu-ibu dan Mbak-Mbak yang kelak akan menjadi seorang istri.

Penulis: Mas Wanpur

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!